LombokPost - Performa lini serang AC Milan sangat mengecewakan.
Data terbaru memperlihatkan, para penyerang AC Milan hanya mencetak 8 gol sepanjang tahun 2026.
Angka yang sangat rendah bagi sebuah tim yang tengah berjuang mengamankan tiket Liga Champions.
Baca Juga: Waspadalah AC Milan, Como dan Juventus Kini Hanya Berselisih 5 dan 6 Poin Saja
Rincian data itu, Rafael Leao, striker AC Milan berkebangsaan Portugis mengemas 4 gol dalam 13 pertandingan selama 842 menit.
Kemudian Christopher Nkunku, striker AC Milan berkebangsaan Prancis memberi sumbangsih 3 gol dalam 13 pertandingan selama 470 menit.
Berikutnya striker AC Milan berkebangsaan Jerman Niclas Fullkrug hanya memberi 1 gol dalam 15 pertandingan selama 491 menit.
Semakin mengecewakan, Christian Pulisic, striker AC Milan berkebangsaan Amerika masih 0 gol dalam 13 pertandingan selama 713 menit.
Terakhir, Santiago Giménez, striker AC Milan berkebangsaan Meksiko juga masih 0 gol dalam 2 pertandingan selama 40 menit.
Khusus Rafael Leao yang menorehkan angka tertinggi, petinggi AC Milan Igli Tare angkat bicara soal masa depan sang pemain.
“Masa depan Rafael Leao? Dia masih memiliki kontrak dua tahun lagi dan merupakan pemain yang sangat penting bagi AC Milan," tegasnya.
"Kualitasnya tidak perlu diragukan, masalahnya adalah musim ini dia mengalami begitu banyak cedera sehingga tidak pernah bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya," tegas Igli Tare.
Hal itu disampaikan agaknya juga terkait rumor akan dilepasnya Rafael Leao di bursa transfer mendatang.
Baca Juga: Nasib AC Milan, Peluang Scudetto Hampir Pasti Melayang, Tiket Liga Champions Terancam
Jika pemain sekelas Rafael Leao yang paling banyak memberi sumbangsih saja bisa dilepas, maka 4 striker AC Milan lain agaknya juga tak aman dari potensi dilepas. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic