Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Cafu Sebut Timnas Brasil Terlalu Bergantung pada Sosok Neymar

Redaksi Lombok Post • Selasa, 19 Mei 2026 | 23:46 WIB
Neymar
Neymar
 

LombokPost — Legenda sepak bola AC Milan dan tim nasional Brasil, Cafu, menilai bahwa kegagalan negaranya merengkuh gelar juara Piala Dunia keenam disebabkan oleh ketergantungan yang terlalu tinggi pada sosok Neymar. Menurutnya, penyerang Al-Hilal tersebut memikul beban tanggung jawab yang terlampau besar selama satu dekade terakhir.

Mantan kapten Selecao itu berpendapat bahwa timnas Brasil kurang mampu menghadirkan jajaran pemain pendukung kelas dunia di sekitar mantan bintang Barcelona tersebut. Akibatnya, Neymar harus menanggung tekanan mental dan teknis sendirian sejak pertama kali mencuat sebagai pilar utama negara pada tahun 2010 silam.

Cafu mengungkapkan pandangannya tersebut setelah berdiskusi dengan rekan senegaranya mengenai situasi yang dihadapi oleh lini serang timnas Brasil saat ini.

"Saya berbicara dengan Roberto Carlos dan berkata: 'Sungguh disayangkan bahwa anak ini sendirian,'" kata Cafu kepada ESPN.

Baca Juga: Skuad Brasil Piala Dunia 2026 Resmi Rilis, Carlo Ancelotti Panggil Neymar dan Coret Bintang Chelsea

"Dia menghabiskan 15 tahun dengan kewajiban untuk melakukan segalanya, dan melakukannya sendirian tidak ada gunanya. Ketika Anda berbicara tentang tim nasional, Anda harus berbagi tanggung jawab."

Pria yang mengantarkan Brasil merengkuh trofi Piala Dunia 2002 tersebut kemudian membandingkan kondisi skuad saat ini dengan era keemasannya terdahulu. Pada masa itu, timnas Brasil dihuni oleh deretan pemain pembeda yang mampu menentukan hasil akhir pertandingan secara kolektif.

"Pada tahun 2002 kami bahkan tidak pernah mengulang pemain terbaik di lapangan," lanjutnya.

"Jika Neymar mendapat dukungan seperti yang kami dapatkan pada tahun 2002, dia tidak perlu menjadi yang terbaik di lapangan setiap saat. Sayangnya, kami telah memiliki Neymar sendirian untuk waktu yang lama dan kami membebankan segalanya padanya."

Melalui kritik tersebut, Cafu berharap jajaran kepelatihan timnas Brasil ke depan dapat membangun kedalaman skuad yang lebih seimbang, sehingga beban target juara tidak hanya bertumpu pada satu individu di atas lapangan.

 

Editor : Redaksi Lombok Post
#ac milan #roberto carlos #neymar #cafu