LombokPost-Pemkot Bima kembali mencatatkan kinerja positif dalam pengelolaan keuangan daerah. Berdasarkan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025, Kota Bima kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tersebut berlangsung di Kantor BPK Perwakilan NTB, Senin (25/5). Dihadiri langsung oleh Wali Kota Bima HA Rahman bersama Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih.
Capaian ini mempertegas komitmen Pemkot Bima dalam menghadirkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel, sekaligus sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
Baca Juga: Kerja Sama dengan RSUP NTB, Pemkot Bima Siapkan Anggaran Pemulangan Jenazah hingga Rp 2,8 Juta
Dalam laporan yang disampaikan, BPK juga memberikan catatan positif terhadap langkah-langkah antisipatif yang dilakukan Pemkot Bima. Terutama dalam mencegah terulangnya temuan pada pengelolaan keuangan daerah.
Wali Kota Bima HA Rahman menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran perangkat daerah, DPRD, serta pihak terkait yang telah menjaga komitmen bersama dalam pengelolaan keuangan daerah. “Ini hasil kerja kolektif. Komitmen ini harus terus dijaga,” ujarnya.
Menurut dia, opini WTP tidak boleh dipandang sekadar sebagai penghargaan administratif. Lebih dari itu, capaian tersebut harus berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.
“WTP harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan tata kelola pemerintahan yang profesional, efektif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih menilai raihan tersebut merupakan buah dari sinergi yang baik antara eksekutif dan legislatif, terutama dalam menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran.
“Sinergi ini penting untuk memastikan pengelolaan anggaran berjalan tepat sasaran dan akuntabel,” katanya.
Ke depan, Pemkot Bima menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi BPK. "Langkah ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas," tandasnya.
Editor : Jelo Sangaji