Menjawab hal tersebut, media Inggris DailyMail menerbitkan daftar negara paling aman jika Perang Dunia III pecah, berdasarkan aspek geopolitik, sikap netral, dan posisi geografis.
Salah satu yang masuk dalam daftar tersebut adalah Indonesia, yang disebut memiliki posisi strategis serta kebijakan luar negeri yang netral dan aktif.
Indonesia Diakui Dunia sebagai Negara Netral dan Damai
Dalam laporan DailyMail, Indonesia masuk jajaran atas karena sejak kemerdekaannya pada 1945, negara ini menjalankan prinsip politik luar negeri bebas aktif. Prinsip ini membuat Indonesia tidak terikat dengan blok politik manapun, serta lebih mengedepankan diplomasi dan perdamaian global.
Sikap netral Indonesia menjadi poin penting di tengah potensi perang dunia ketiga. Tidak hanya itu, posisi geografis Indonesia yang tersebar dalam ribuan pulau juga membuatnya relatif aman dari serangan langsung kekuatan militer besar.
Negara Lain yang Dianggap Aman Jika Perang Dunia III Meletus
Selain Indonesia, berikut beberapa negara yang dinilai paling aman jika Perang Dunia III benar-benar pecah, menurut DailyMail:
-
Antarktika: Lokasinya yang terpencil di ujung selatan bumi membuatnya hampir mustahil menjadi target konflik.
-
Bhutan dan Swiss: Keduanya dikenal luas karena netralitas politik dan posisi geografisnya yang aman.
-
Islandia dan Fiji: Negara-negara pulau yang jauh dari pusat konflik militer global.
-
Argentina dan Chile: Dikenal memiliki sumber pangan melimpah dan sistem pertanian yang kuat untuk bertahan dalam kondisi pasca perang.
-
Greenland dan Tuvalu: Lokasi terpencil dan populasi kecil membuatnya tidak menarik sebagai target perang.
Sementara itu, Selandia Baru juga mendapat sorotan sebagai salah satu tempat paling aman jika Perang Dunia pecah, karena sistem pertahanan alamiah berupa pegunungan dan laut luas.
PBB Ingatkan Risiko Perang Dunia
Sebelumnya, Sekjen PBB António Guterres telah memperingatkan bahwa konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran berpotensi menjadi pemicu eskalasi global yang mengarah pada Perang Dunia III. Dalam situasi seperti ini, kesadaran akan pentingnya lokasi yang aman menjadi hal krusial.(*)
Editor : Redaksi Lombok Post