Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Croissant Otentik dan Premium Ala Waroeng Snoepan Kini Hadir Mataram

Geumerie Ayu • Rabu, 6 Agustus 2025 | 10:59 WIB
Suasana Waroeng Snoepen Mataram yang menghadirkan cita rasa pastry otentik.
Suasana Waroeng Snoepen Mataram yang menghadirkan cita rasa pastry otentik.

LombokPost – Pecinta pastry di Mataram kini tak perlu lagi menempuh perjalanan hingga 50 kilometer ke Kuta Mandalika hanya demi menikmati croissant berkualitas premium.

Waroeng Snoepen, brand pastry asal Bandung kini hadir di Kota Mataram.

Brand ini resmi membuka cabang barunya di Lombok per 1 Juli lalu.

Kehadiran Waroeng Snoepen langsung disambut antusias.

Terutama kalangan muda yang selama ini haus akan varian pastry berkualitas yang otentik.

Croissant renyah dengan aroma butter khas hingga pain au chocolat yang manis legit.

Brand Waroeng Snoepen berakar dari kawasan Gegerkalong, Bandung.

Pada tahun 2015, Djaka Farezki, seorang mantan fotografer lepas dan eks kru Cathay Pacific, memulai bisnis roti dari sebuah petak warung kecil di Jalan Gegerkalong Hilir.

Tak disangka, bisnis camilan kecil ala Hindia Belanda itu berkembang pesat, terutama setelah pindah ke rumah serba guna di kawasan Pondok Hijau.

Nama Snoepen sendiri diambil dari bahasa Belanda yang berarti ‘ngemil’.

Awalnya, produk yang ditawarkan adalah camilan klasik seperti ontbijtkoek, poffertjes, nastar, dan kaasstengels.

Namun, permintaan pelanggan mendorong Djaka bereksperimen membuat produk bakery dan patisserie khas Eropa.

Hasilnya, lini pastry seperti butter croissant, almond croissant, éclair, hingga choux au craquelin pun lahir dan jadi favorit.

“Prinsip kami dalam membuka cabang adalah membuka pasar baru dan melayani lebih banyak warga dengan produk-produk pastry yang berbeda dari yang pernah mereka rasakan,” ujar Djaka Farezki.

Waroeng Snoepen kini sudah hadir di berbagai kota besar seperti Bandung, Jakarta, Tangerang Selatan, dan kini di Mataram.

Suasana Waroeng Snoepen Mataram yang menghadirkan cita rasa pastry otentik.
Suasana Waroeng Snoepen Mataram yang menghadirkan cita rasa pastry otentik.

Uniknya, cabang di Mataram dijalankan langsung oleh adik Djaka yang juga berasal dari Dasan Agung, sebuah daerah di Mataram dengan latar belakang ekonomi sederhana.

Meski pun telah berkembang, Waroeng Snoepen tetap mempertahankan konsepnya.

Yakni sebagai toko roti untuk sarapan dan brunch, dengan jam operasional dari pukul 07.00 hingga 17.00.

Butter croissant menjadi produk unggulan karena kualitas adonan dan menteganya yang mampu memikat lidah.

Pain au chocolat juga jadi favorit para penikmat kopi hitam seperti espresso atau americano.

“Di produk butter croissant, cita rasa adonan dan kualitas mentega bisa benar-benar dirasakan,” tandas Djaka. (fer/r6)

Editor : Jelo Sangaji
#croissant #Butter #pastry #Waroeng Snoepen #Mataram