Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

NTB Siap Jadi Pusat Energi Hijau dan Ekspor ke Eropa

Geumerie Ayu • Kamis, 28 Agustus 2025 | 13:13 WIB

Suasana audiensi Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal di Mataram, Rabu (27/8).
Suasana audiensi Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal di Mataram, Rabu (27/8).
LombokPost – Gubernur NTB bersama Kepala Dinas Perdagangan NTB menghadiri audiensi penting dengan Direktur Eropa II Kementerian Luar Negeri RI.

Audiensi mempererat hubungan bilateral dengan negara-negara Eropa dan Balkan.

Selain itu, juga menjadi panggung penting untuk membahas peluang kerja sama konkret.

Mulai dari bidang energi hijau, perdagangan, dan investasi berkelanjutan.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan kesiapan daerah dalam mendukung transisi menuju energi hijau.

Sekaligus menjadikan NTB sebagai pusat pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) di Indonesia bagian timur.

Kepala Dinas Perdagangan NTB Jamaluddin Malady mengatakan, perdagangan daerah siap diarahkan ke arah yang lebih hijau dan berorientasi ekspor.

 “Kehadiran Direktur Eropa II ini sangat penting, tidak hanya untuk memperkuat diplomasi, tapi juga membuka peluang konkret perdagangan dan investasi, apalagi menjelang Trade Expo Indonesia 2025,” jelasnya.

Menurutnya, NTB siap mengintegrasikan potensi EBT.

Mulai dari produk pertanian hingga inovasi industri lokal ke dalam rantai nilai ekspor yang kompetitif dan ramah lingkungan.

Salah satu bahasan utama dalam audiensi ini adalah persiapan IndoBiz Connect.

Sebuah platform interaktif yang akan mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan mitra dagang internasional.

Platform ini akan menjadi bagian penting dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2025.

Ajang promosi dagang terbesar di Indonesia.

NTB dinilai punya peran strategis dalam platform ini.

 Terutama dalam menghadirkan produk unggulan seperti hasil perkebunan, pertanian, perikanan, serta produk industri kreatif dan energi terbarukan.

“Dengan kerja sama lintas sektor yang solid, NTB tidak hanya bisa menjadi pusat perdagangan regional, tapi juga gerbang ekspor ke kawasan Eropa dan Balkan,” jelasnya.

Menurut mantan kepala Dispar NTB ini, kegiatan tersebut menandai langkah nyata NTB dalam merespons tantangan global.

Sekaligus menangkap peluang baru dalam sektor EBT dan perdagangan internasional.

Kolaborasi pemerintah daerah dengan Kementerian Luar Negeri dan mitra internasional ini diharapkan bisa membawa manfaat jangka panjang.

Baik bagi pertumbuhan ekonomi daerah maupun upaya menjaga kelestarian lingkungan.

“Melalui kerja sama lintas sektor ini, diharapkan NTB dapat mengambil posisi sebagai pusat perdagangan dan energi terbarukan di kawasan timur Indonesia, sekaligus memperluas jangkauan ekspor daerah ke pasar yang potensial,” pungkasnya. (fer/r6)

Editor : Kimda Farida
#audiensi #energi hijau #Gubernur NTB #ekspor #NTB