Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

KK-NTB 2026: UMKM Naik Level, Kopi Lokal Go Global

Geumerie Ayu • Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:46 WIB
OPENING EVENT: Suasana opening event KK-NTB 2026 di atrium Lombok Epicentrum Mall yang dibuka langsung Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Jumat (15/5). (Humas BI NTB)
OPENING EVENT: Suasana opening event KK-NTB 2026 di atrium Lombok Epicentrum Mall yang dibuka langsung Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Jumat (15/5). (Humas BI NTB)

LombokPost – Bank Indonesia (BI) berkomitmen penuh mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di NTB agar mampu naik kelas melalui penguatan akses pasar dan pembiayaan.

Langkah strategis ini diwujudkan melalui gelaran tahunan bergengsi, Karya Kreatif Nusa Tenggara Barat (KK-NTB) 2026, di atrium di Lombok Epicentrum Mall, Jumat-Minggu (15-17/5).

Kegiatan ini mengusung tema “Harmoni Kreatif Sasambo”.Sinergi besar antara Bank Indonesia Perwakilan NTB, Pemerintah Provinsi NTB, dan Dekranasda NTB ini memfokuskan pengembangan pada sektor wastra (ready to wear), kriya, kuliner, home decor, hingga komoditas kopi lokal unggulan.

Kegiatan ini dibuka langsung Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, dan dihadiri oleh jajaran petinggi instansi vertikal, termasuk Kepala Koordinator BI Provinsi Balinusra Achris Sarwani.

Baca Juga: Arsenal Intip Peluang Angkut Morten Hjulmand untuk Gantikan Martin Zubimendi  

Dalam perhelatan KK-NTB kali ini, dari total 113 UMKM binaan dan mitra yang berpartisipasi, BI NTB sengaja menerjunkan belasan UMKM baru (hidden gem).  

UMKM tersebut merupakan hasil kurasi ketat dan program bootcamp Wirausaha Unggulan Bank Indonesia (WUBI) NTB 2026.

Langkah ini diambil sebagai upaya nyata regenerasi pelaku usaha. Sekaligus menghapus stigma keikutsertaan berulang UMKM yang itu-itu saja dalam setiap pameran.

Kehadiran wajah-wajah baru ini diharapkan dapat memacu daya saing produk lokal agar mampu menembus pasar nasional hingga pasar global.

Baca Juga: Rayakan Hari Ibu, V BTS Sampaikan Pesan Menyentuh Hati dalam Bahasa Spanyol, Langsung Jadi Sorotan Media Nasional Meksiko

Salah satu terobosan paling menarik dalam KKNTB 2026 adalah kolaborasi strategis antara BI NTB, Lombok Coffee Hub, dan enam coffee shop kenamaan di Kota Mataram.

Kerja sama ini bertujuan membangun nilai tambah sekaligus memperkuat rantai pasok ekosistem industri kopi lokal dari Pulau Lombok dan Sumbawa.

Enam varietas kopi lokal andalan NTB yang menjadi bintang utama dalam kolaborasi ini meliputi Sajang Arabica, Sapit Arabica, Tambora Robusta, Rarak Robusta, Metrokosta Arabica, dan Rempek Robusta.

Melalui perkawinan komoditas hulu dengan kedai kopi modern di hilir, branding keenam kopi lokal ini diharapkan semakin kokoh di daerah sendiri sebagai batu loncatan menuju pasar internasional.

Baca Juga: Intip Persiapan Garuda Tastura Menuju Porprov NTB 2026 Usai Libas Lawan di Uji Coba

Guna mendukung digitalisasi sistem pembayaran, KK-NTB 2026 memprioritaskan penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) di setiap booth transaksi.

Menariknya, sistem pembayaran ini kini jauh lebih ramah bagi wisatawan mancanegara berkat adanya fitur QRIS Cross-Border.

Layanan pembayaran lintas negara ini mempermudah turis asing berbelanja produk kerajinan dan kuliner lokal.

Setelah sebelumnya sukses terintegrasi dengan Malaysia, Thailand, dan Singapura, merchant UMKM di NTB kini sudah bisa menerima pembayaran langsung dari wisatawan asal Korea Selatan, Jepang, hingga China yang baru saja diresmikan secara resmi pada 30 April 2026 lalu.

Baca Juga: Bertabur Bintang, Film 'Colony' Jun Ji Hyun dan Ji Chang Wook Rilis Poster Resmi Jelang Debut di Festival Film Cannes

Perluasan ini diyakini akan mendongkrak omzet pelaku usaha secara signifikan di tengah tingginya kunjungan wisata ke NTB.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Bank Indonesia atas konsistensinya menggelar KK-NTB. Gubernur Iqbal menekankan, ajang ini bukan sekadar pameran produk biasa, melainkan platform komprehensif bagi kemajuan ekonomi kreatif daerah.

"Saya sangat mengapresiasi terobosan baru kolaborasi kopi lokal Sasambo dengan kedai kopi kekinian di Mataram. Pesan saya untuk seluruh UMKM yang tampil, jaga kualitas produk, kuasai ekosistem digital, dan jangan takut untuk go global," tegas Gubernur Iqbal.

Senada dengan Gubernur, Kepala Perwakilan BI NTB Hario K Pamungkas menegaskan, momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi antar-pemangku kepentingan.

Baca Juga: Cari Pengganti Lewandowski, Barcelona Incar Bintang Chelsea Joao Pedro

"Melalui Karya Kreatif NTB 2026, kami berharap UMKM NTB semakin berkembang, mampu memperluas pangsa pasar, serta menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan," kata Hario.

Selama tiga hari pelaksanaannya, masyarakat dan wisatawan dapat menikmati beragam rangkaian acara menarik.

Mulai dari bazaar kuliner Sasambo, edukasi literasi keuangan, talkshow bisnis, business matching dengan perbankan, parade tenun, hingga pergelaran seni budaya.

Baca Juga: Pecinta Drakor Merapat! Ini 7 Drama Korea Terbaru yang Siap Tayang Mei 2026

Editor : Akbar Sirinawa
#KK-NTB 2026 #UMKM NTB #UMKM Naik Kelas #Bank Indonesia #kopi lokal