Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Menengok IKM Lanji Bersatu di Desa Darmaji, Loteng,yang Hasilkan Kerajinan Anyaman dari Daun Pandan

Lestari Dewi • Jumat, 8 Desember 2023 | 16:25 WIB
BUTUH DUKUNGAN: Kelompok IKM Lanji Bersatu berfoto bersama Kepala Dinas Perindustrian NTB Hj Nuryanti di Desa Darmaji, Kecamatan Kopang, Loteng, Kamis (7/12).
BUTUH DUKUNGAN: Kelompok IKM Lanji Bersatu berfoto bersama Kepala Dinas Perindustrian NTB Hj Nuryanti di Desa Darmaji, Kecamatan Kopang, Loteng, Kamis (7/12).


Meski baru berjalan dua bulan, kelompok Industri Kecil Menengah (IKM) Lanji Bersatu dari Desa Darmaji tak patah semangat. Melibatkan remaja-remaja, kelompok ini mendaur ulang bahan-bahan lokal dan menyulapnya menjadi aneka kerajinan anyaman cantik.

-------------

ANYAMAN adalah suatu teknik membuat suatu benda dengan cara menyusun atau mengikat bahan-bahan seperti serat, daun, pandan, ketak atau bambu menjadi pola yang teratur.

Kerajinan anyaman ini bisa menjadi ekspresi seni dan budaya yang khas bagi berbagai kelompok masyarakat di seluruh daerah. Hal ini juga dapat menjadi mata pencaharian bagi banyak orang, karena produk anyaman sering dicari dan dihargai.

Salah satunya IKM Lanji Bersatu dari Desa Darmaji, Kecamatan Kopang, Loteng. Kelompok yang baru berjalan dua bulan itu dinahkodai oleh Warni. Kelompok ini mendaur ulang dengan memanfaatkan bahan-bahan lokal yang disulap menjadi aneka kerajinan yang cantik dan menarik.

"Bahan utamanya adalah daun pandan. Mengapa, karena daun ini memiliki serat yang kuat dan fleksibel sehingga sangat cocok untuk dijadikan bahan kerajinan tangan," ungkapnya di sela-sela kunjungan rombongan Dinas Perindustrian NTB, kemarin (7/12).

Belum lama berdiri, diakui Warni cukup banyak kendala yang dihadapi kelompoknya. Salah satunya pasar ya g belum begitu luas dan terjangkau secara besar. Sehingga untuk membuat kerajinan disesuaikan berdasarkan pesanan.

"Kami membuat berbagai kotak tisu, tempat sendok, tempat pulpen, kotak rokok dan sebagainya. Dibuat saat ada pesanan saja," imbuh wanita berhijab ini.

Dengan kehadiran rombongan Dinas Perindustrian NTB ke kelompok mereka, sangat diharapkan adanya perhatian berupa pembinaan, pembekalan hingga pelatihan khusus. Agar proses produksi kerajinan lebih berinovasi sesuai kebutuhan konsumen. "Kami juga berharap dapat dibantu untuk menjembatani terkait pasarnya kemana saja," kata ibu dua anak itu.

Mendapat curahan hati seperti ini, menggugah hati kepala Dinas Perindustrian NTB Nuryanti. Ia mengapresiasi para IKM pengerajin atau anyaman dari bahan pandan, ketak dan bambu. Lantaran mampu dan mau mendaur ulang hingga memanfaatkan bahan-bahan lokal untuk dijadikan karya atau inovasi yang memiliki nilai jual.

"Ini sudah bagus, baik dari segi kerapian anyamannya atau dari segi pilihan motifnya. Tinggal bagaimana membuat inovasi baru sesuai kebutuhan pasar dan lain sebagainya," jelasnya.

Ia berkomitmen, bersama tim akan menerima harapan tersebut dan memberikan pembinaan langsung hingga memberikan akses pasar seperti yang dibutuhkan kelompok.

"Kami punya banyak IKM serupa, yang nantinya coba kami hubungkan dengan mereka terkait kolaborasinya, untuk menciptakan sebuah produk yang berinovasi seperti yang diharapkan, dan kami juga miliki akses terkait pasar seperti Bank Indonesia dan lain sebagainya," kata Nuryanti.

Benar saja, Nuryanti pun langsung menghubungi pihak Bank Indonesia dan mendapat respon positif. Yakni memesan langsung sebanyak 150 kotak tisu dari anyaman pandan ini.

Tangis hari pun langsung membanjiri siang itu. Kelompok IKM Lanji Bersatu sangat bersyukur dibukakan pintu yang dapat memberikan manfaat bagi mereka.

"Ini baru pertama kali kami mendapat orderan sebanyak itu langusung dari BI, saya tidak bisa menahan air mata saya, sangat bersyukur," pungkasnya seraya memeluk Nuryanti. (lestari dewi)

Editor : Kimda Farida
#Loteng #Disperin NTB #Kerajinan anyaman pandan