LombokPost – Kemunculan Ramrod dalam materi promosi terbaru Spider-Man: Brand New Day menjadi salah satu kejutan terbesar bagi penggemar Marvel. Di tengah ramainya spekulasi mengenai villain utama film tersebut, Marvel Studios justru menghadirkan sosok musuh yang tergolong “kelas dua” dalam sejarah komik Spider-Man, tetapi memiliki gaya bertarung yang brutal dan berbeda dari kebanyakan lawan Peter Parker.
Ramrod muncul sekilas dalam TV spot terbaru ketika berhadapan langsung dengan Spider-Man. Meski durasinya singkat, karakter bertubuh besar dengan kekuatan fisik luar biasa itu langsung menarik perhatian karena adegan aksinya disebut merekreasi sampul komik The Amazing Spider-Man #221 yang terbit pada Oktober 1981.
Berbeda dengan Green Goblin, Doctor Octopus, Venom atau Sandman yang telah berkali-kali muncul dalam berbagai adaptasi layar lebar, Ramrod justru merupakan karakter yang relatif asing bagi sebagian besar penonton.
Dalam sejarah komik Marvel, Ramrod bukanlah penjahat dengan kemunculan yang panjang. Ia hanya beberapa kali tampil dan tidak pernah menjadi musuh utama Spider-Man dalam jangka waktu lama. Namun, latar belakangnya dinilai cukup unik karena lahir dari kecelakaan industri, bukan eksperimen ilmiah atau mutasi genetika.
Dalam komik, Ramrod diceritakan sebagai seorang mandor proyek pengeboran minyak lepas pantai yang dikenal keras terhadap para pekerjanya. Sikapnya yang kasar berujung petaka ketika terjadi kecelakaan kerja yang menghancurkan hampir seluruh tulang di tubuhnya.
Untuk menyelamatkan nyawanya, tubuh Ramrod kemudian diperkuat menggunakan rangka baja dan berbagai komponen sibernetik hingga berubah menjadi manusia setengah mesin atau cyborg. Sejak saat itu ia dikenal dengan nama Ramrod.
Transformasi tersebut memberinya kemampuan fisik jauh melampaui manusia biasa.
Ramrod memiliki tenaga yang sangat besar, mampu menghancurkan tembok hanya dengan menghantamkannya menggunakan kepala. Rangka baja yang menopang tubuhnya juga membuatnya sangat sulit dilukai, sementara daya tahannya memungkinkan ia terus bertarung meski menerima serangan keras dari lawan.
Tidak seperti Green Goblin yang mengandalkan teknologi canggih atau Mysterio dengan ilusi, gaya bertarung Ramrod sangat sederhana namun mematikan. Ia lebih banyak mengandalkan pukulan keras, tabrakan langsung dan serangan jarak dekat untuk melumpuhkan lawannya.
Karakter ini praktis menjadi “tank hidup” yang memaksa Spider-Man mengandalkan kelincahan dibandingkan adu kekuatan.
Meski demikian, banyak pengamat meyakini Ramrod tidak akan menjadi antagonis utama dalam Spider-Man: Brand New Day.
Hal itu terlihat dari pola materi promosi yang juga menampilkan sejumlah villain lain seperti Tarantula, Boomerang dan Tombstone. Banyak analis menduga seluruh karakter tersebut hanya akan muncul dalam rangkaian aksi singkat pada awal film untuk menunjukkan bahwa Peter Parker kini telah berkembang menjadi Spider-Man yang jauh lebih berpengalaman setelah empat tahun menjaga Kota New York sendirian pasca-peristiwa Spider-Man: No Way Home.
Jika teori tersebut benar, maka kemunculan Ramrod bukan dimaksudkan untuk menjadi ancaman utama, melainkan sebagai bagian dari perjalanan Spider-Man menghadapi berbagai kriminal super di New York sebelum cerita beralih kepada konflik yang jauh lebih besar.
Di sisi lain, keputusan Marvel mengangkat Ramrod juga dinilai menunjukkan upaya studio tersebut memperluas adaptasi karakter dari komik klasik. Selama ini Marvel Cinematic Universe lebih sering menggunakan villain populer yang telah dikenal luas publik. Kehadiran Ramrod membuka peluang bagi karakter-karakter minor lain untuk akhirnya tampil di layar lebar.
Selain itu, penggunaan Ramrod juga memperkuat dugaan bahwa Spider-Man: Brand New Day akan menjadi film yang sarat penghormatan terhadap sejarah komik Spider-Man. Sejumlah adegan dalam trailer diketahui merekreasikan sampul komik legendaris, mulai dari pertarungan melawan Tarantula, Boomerang, hingga Tombstone.
Dengan strategi tersebut, Marvel tampaknya tidak hanya ingin menghadirkan tontonan penuh aksi, tetapi juga memberikan “hadiah” bagi para pembaca komik lama yang telah mengikuti perjalanan Spider-Man selama puluhan tahun.
Meski hanya muncul beberapa detik dalam TV spot, Ramrod berhasil menjadi salah satu karakter yang paling banyak dibicarakan menjelang perilisan Spider-Man: Brand New Day. Namun hingga kini, Marvel Studios masih merahasiakan seberapa besar peran cyborg tersebut dalam keseluruhan alur cerita film.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin