LombokPost-Hujan lebat yang mengguyur hampir setiap hari membuat bencana hidrometeorologi berupa tanah longsor terus mengintai.
Di wilayah Kecamatan Gunungsari, misalnya, terjadi empat lokasi longsor. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam bencana itu.
Itu terjadi mulai Senin malam (16/12) hingga sore Selasa (17/12). Di Desa Tamansari, Kecamatan Gunungsari, saja ada tiga titik longsor. Meliputi Dusun Medas Baru, Dusun Medas Munawarah dan Dusun Limbungan Utara.
”Kami syukuri tidak ada korban jiwa. Karena cuaca buruk ini sudah diantisipasi oleh warga,” kata Kepala Desa Tamansari Zaini, Selasa (17/12).
Longsor di Dusun Medas Baru membuat satu rumah warga tertimbun.
Insiden itu terjadi Senin malam. Korban bernama Fadil, 50 tahun dan keluarganya langsung mengungsi ke tempat yang lebih aman. Yang tertimbun bagian belakang rumah.
”Beliau nggak berani masuk ke rumah lagi khawatir longsor lagi,” ujar Zaini.
Adapun longsor di Dusun Medas Munawarah dan Dusun Limbungan Utara menimpa jalan desa.
Jalan di Dusun Medas Munawarah tertutup tanah longsor sepanjang 10 meter. Sedangkan di Lingkungan Utara mencapai sekitar 20 meter.
Kondisi itu membuat jalan desa setempat tidak bisa dilintasi warga.
Tanah longsor lainnya terjadi di Dusun Lilir Barat, Desa Lilir, Gunungsari.
Sejumlah rumah warga yang berada di bawah bukit terdampak tanah longsor. Beruntung tanah tidak sampai menimbun penuh rumah warga.
”Yang kena hanya bagian tembok luar. Tapi ini harus diwaspadai kalau terjadi longsor susulan," kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Lobar Sabidin.
Tim BPBD Lobar langsung turun melakukan pembersihan di lokasi longsor. Sabidin mengatakan timnya sudah turun sejak Senin malam.
”Anggota masih ada yang bertahan sampai sore ini,” ujarnya.
Disampaikan, longsor dipicu karena kondisi tanah yang labil.
Apalagi hujan dengan intensitas tinggi seperti saat ini membuat tanah cepat merekah.
”Debit air hujan yang besar ini membuat tanah merekah. Ditambah kurangnya reboisasi di tempat-tempat rawan longsor,” paparnya.
BPBD meminta camat dan kepala desa untuk mendata warga yang bermukim di bawah bukit atau tebing.
Dia mengimbau warga untuk ekstra waspada dan hati-hati.
Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, warga diminta sebaiknya mengungsi ke tempat yang lebih aman.
”Ini untuk langkah antisipasi. Karena informasi dari BMKG, hujan masih akan lebat sampai tahun baru ini,” tandasnya. (mar/r12)
Editor : Kimda Farida