LombokPost-Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini berencana mengembalikan kejayaan pariwisata Senggigi. Langkah awal yang dilakukan bupati adalah dengan membangun dermaga yang akan menjadi tempat sandar kapal cepat pengangkut wisatawan. Anggaran pembangunan dermaga beserta penataan fasilitasnya sekitar Rp 13 miliar.
”Kawasan wisata Senggigi menjadi salah satu potensi besar yang dimiliki oleh Lombok Barat. Karenanya harus ditata dengan maksimal dan serius agar dapat mendatangkan PAD,” ucap Bupati yang akrab disapa LAZ tersebut.
LAZ ingin agar kawasan wisata Senggigi dapat kembali menjadi salah satu primadona pariwisata di Indonesia dan dunia. Hal ini tentu butuh dukungan dari semua elemen sehingga cita-citq besar tersebut dapat diwujudkan.
”Kami ingin agar Senggigi kembali menjadi primadona pariwisata agar dapat menghasilkan PAD yang tinggi. Sehingga kita dapat mensejahterakan masyarakat dan pembangunan berjalan dengan cepat,” harapnya.
Rencana pembangunan dermaga Senggigi ini telah dibahas dalam rapat yang dilaksanakan pekan lalu. Rapat ini dihadiri Wakil Bupati Lobar Nurul Adha, Sekda Lobar Ilham, Inspektur Lobar Hademan, Kadis Pariwisata Agus Gunawan, Plt Kadishub Fathurrahman, Kepala Bappeda Akhmad Saikhu, hingga Kepala Dinas DLH Hermansyah.
Dalam arahannya bupati menegaskan jika dalam pelaksanaan pembangunan dermaga dan sarananya harus melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Hal ini agar dermaga yang dibangun sesuai dengan kebutuhan dan dapat beroperasi dengan optimal.
Tentunya para pemangku kepentingan seperti pelaku wisata dan operator transportasi laut mengetahui apa yang dibutuhkan agar dermaga menjadi nyaman dan aman serta optimal. ”Jadi kita harus libatkan berbagai pihak agar pembangunannya dapat berfungsi optimal dan tidak sia sia. Jangan sampai kita membangun tapi tidak bisa digunakan,” tekannya.
Pernyataan Bupati ini menyusul pembangunan dermaga yang pernah dilakukan di Senggigi di era sebelumnya namun tak bisa selesai alias mangkrak. Sehingga, hal tersebut diharapkan jadi pelajaran agar tidak terulang kembali.
Dalam ekspose ini, dibahas tentang rencana pengembangan dermaga dan fasilitasnya. Berbagai pihak akan dilibatkan khususnya pelaku industri pariwisata dan jasa angkutan dalam proses pembangunan.
”Hal ini untuk memastikan bahwa dermaga yang dibangun sesuai dengan kebutuhan operasional dan dapat berfungsi optimal, menghindari kesalahan konstruksi yang menyebabkan kapal tidak dapat bersandar,” tandasnya.
Terpisah, Kepala Desa Senggigi Mastur kepada Lombok Post merespons positif rencana bupati membangun dermaga Senggigi. Dia mengaku sudah berkomunikasi dengan bupati terkait pembangunan dermaga ini.
”Dari awal, penataan Pantai Senggigi kami memang berharap diseriuskan. Apalagi dermaga yang dulu pernah dibangun, selama ini mangkrak,” sesalnya.
Mastur sangat mendukung rencana pembangunan dermaga dan penataannya. Pembangunan dermaga ini diyakini akan memiliki korelasi dengan pembangunan Pasar Seni Senggigi yang saat ini telah rampung. Sehingga menjadi magnet atau daya tarik baru bagi wisatawan agar menginap lebih lama di Senggigi.
”Kami berencana untuk mengadakan sejenis atraksi penyambutan tamu. Kami harapkan wisatawan bisa tinggal lebih lama di Senggigi, tidak hanya transit,” pungkasnya. (ton/r8)
Editor : Pujo Nugroho