LombokPost – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) secara resmi melepas Kafilah Kabupaten Lombok Barat yang akan berlaga pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Lobar Lalu Ahmad Zaini di TPQ Al-Khairat, kediaman TGH Taufikurrahman, Pohdana, Gerung, Kamis (4/6).
"Ada 54 peserta diberangkatkan untuk mewakili Lombok Barat pada ajang keagamaan tingkat provinsi tersebut. Rinciannya, 27 peserta putra dan 27 peserta putri yang akan bertanding pada delapan cabang lomba dengan total 26 golongan," jelas Bupati Lobar.
Selain peserta, kafilah juga didampingi oleh 20 pembina dan pelatih yang berasal dari berbagai pondok pesantren dan lembaga terkait.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan, sebanyak 20 panitia gabungan dari Kementerian Agama dan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Lobar turut dilibatkan.
Dalam arahannya, Bupati yang akrab disapa LAZ itu meminta seluruh peserta menjadikan keikutsertaan dalam MTQ sebagai bentuk ibadah dan pengabdian kepada Allah SWT.
Baca Juga: Targetkan Perputaran Ekonomi Hingga Rp 40 Miliar, MTQ XXXI Provinsi NTB 2026
Menurutnya, niat yang lurus menjadi modal penting bagi para peserta untuk menampilkan kemampuan terbaik saat berlomba.
“Yang diikuti ini adalah ibadah, sehingga hendaknya diniatkan semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT. Tampilkan kemampuan terbaik tanpa beban,” pesannya.
LAZ juga mengingatkan seluruh anggota kafilah agar menjaga fasilitas dan sarana yang telah disediakan. Ia meminta seluruh dukungan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan secara optimal guna menunjang performa peserta selama kompetisi berlangsung.
Menurutnya, pembinaan MTQ harus terus dievaluasi agar kualitas prestasi Lombok Barat dapat meningkat dari tahun ke tahun. Karena itu, ia meminta ketua rombongan dan para pengurus menyusun laporan evaluasi setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan.
“Evaluasi penting dilakukan agar kita mengetahui kekurangan dan kelebihan yang ada. Dari sana kita bisa menyusun langkah pembinaan yang lebih baik untuk menghadapi MTQ berikutnya,” katanya.
Baca Juga: Sirkuit Mandalika Jadi Venue MTQ NTB, Persiapan Sudah 80 Persen
Bupati menegaskan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan, tetapi juga oleh kesungguhan dalam berusaha. Karena itu, seluruh peserta diminta berjuang maksimal sambil tetap mengedepankan sikap tawakal kepada Allah SWT.
“Apapun hasilnya nanti adalah yang terbaik. Namun hasil terbaik harus diiringi dengan ikhtiar yang maksimal. Tugas kita adalah berusaha sekuat tenaga, kemudian menyerahkan hasilnya kepada Allah SWT,” tegasnya.
Editor : Rury Anjas Andita