LombokPost — Momentum libur panjang sekolah membawa berkah melimpah bagi para pelaku UMKM di kawasan wisata Pemandian Aik Nyet, Desa Buwun Sejati, Kecamatan Narmada, Lombok Barat.
Peningkatan volume kunjungan wisatawan yang signifikan selama musim liburan ini berimbas langsung pada pendapatan para pedagang setempat.
"Alhamdulillah, sejak libur sekolah ada saja rezeki dari pengunjung yang belanja. Baik yang beli sate bulayak, sewa ban, atau belanja kebutuhan lain di sini," ujar Eli, salah seorang pedagang di kawasan wisata Aik Nyet kepada Lombok Post.
Dia menuturkan, geliat ekonomi sudah terasa sejak hari pertama libur sekolah. Lonjakan pengunjung membuat lapak-lapak pedagang, mulai dari penjual kuliner khas Sate Bulayak, jasa penyewaan ban, hingga warung camilan, ramai diserbu pembeli.
Baca Juga: Menjelajahi Sekotong: Destinasi 'Hidden Gem' Lombok dengan Puluhan Gili yang Mempesona
Ia mengaku, pada hari biasa atau sebelum musim liburan, pendapatan mereka terbilang minim. Namun kini, dalam sehari para pedagang bisa mengantongi omzet yang cukup menjanjikan.
"Kalau sekarang, rata-rata bisa dapat Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu dari pagi sampai sore. Bahkan kalau lagi ramai sekali, ada pedagang yang bisa tembus sampai Rp 500 ribu per hari," tambahnya.
Sanah, pedagang lainnya di Aik Nyet, juga merasakan dampak p"Alhamdulillah, sejak libur sekolah ada saja rezeki dari pengunjung yang belanja. Baik yang beli sate bulayak, sewa ban, atau belanja kebutuhan lain di sini," ujar Eli ditemui di lapaknya.
Menurutnya, kehadiran wisatawan menjadi angin segar setelah sebelumnya kawasan tersebut sempat sepi pengunjung.
"Kalau hari normal sebelum libur sekolah, kadang kami malah tidak jualan karena sepi sekali. Yang datang bisa dihitung jari. Sekarang sejak libur sekolah, suasananya jadi jauh lebih ramai," kata Sanah.
Baca Juga: Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Ditahan KPK soal Gratifikasi Rp 17 Miliar
Sanah menambahkan, saat ini jumlah pedagang yang mengadu nasib di Desa Buun Sejati, khususnya di areal Aik Nyet, sudah mencapai ratusan orang.
Hal ini membuat persaingan cukup ketat karena mereka harus berbagi kue rezeki dari para pengunjung yang datang. Ditambah lagi, tidak semua pengunjung yang datang pasti berbelanja.
"Kadang ada juga pengunjung yang datang hanya untuk menumpang duduk santai di Berugaq dari pagi sampai sore tanpa belanja banyak. Tapi kami tetap bersyukur," selorohnya sembari tersenyum.
Kendati saat ini bermunculan berbagai destinasi wisata baru di wilayah Desa Buwun Sejati seperti Bunut Ngengkang hingga pemandian Bunut Baok di kawasan Sesaot, para pedagang mengaku optimis Aik Nyet tetap memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun luar daerah. Mereka berharap momentum ramainya kunjungan ini dapat terus bertahan lama.