Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ditreskrimsus Polda NTB Pelototi SPBU di Mataram, Cegah Praktik Curang Penjualan BBM

Marthadi • Selasa, 2 April 2024 | 22:40 WIB

 

Tim Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda NTB melakukan pengecekan salah satu SPBU di Mataram, Selasa (2/4).
Tim Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda NTB melakukan pengecekan salah satu SPBU di Mataram, Selasa (2/4).
LombokPost-Polda NTB dan jajarannya terus memantau SPBU-SPBU yang ada.

Ini untuk mencegah praktik curang dalam penjualan BBM kepada masyarakat. Sekaligus menjaga keamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

Selasa (2/4), Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda NTB mengecek beberapa SPBU yang ada di Mataram. Antara lain SPBU Pagesangan, SPBU Sayang-Sayang, SPBU Majapahit, SPBU Jalan Lingkar Selatan, serta SPBU Kebon Roek.

Dirreskrimsus Polda NTB Kombespol Nasrun Pasaribu melalui Kasubdit IV Tipidter AKBP Dr Gede Harimbawa mengatakan pengecekan dilakukan untuk memastikan keadaan SPBU baik.

“Pengecekan terhadap tera mesin SPBU untuk mengantisipasi praktik kecurangan dalam penjualan BBM kepada masyarakat,” katanya.

Ini merupakan upaya preemtif. Dalam kegiatan tersebut dilakukan pendataan jumlah SPBU yang menjadi lokasi para pemudik mengisi bahan bakar.

Kemudian upaya preventif dilakukan dengan monitoring selama periode mudik Lebaran.

“Kami akan melakukan patroli Presisi di titik rawan terjadi penyimpangan serta mengambil sampel BBM guna mencegah kecurangan yang mungkin dilakukan petugas SPBU,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya akan melakukan upaya represif dengan melakukan penindakan hukum secara profesional.

Ini akan dilakukan terhadap para pelaku penyelewengan dan penyalahgunaan BBM untuk diproses sesuai hukum berlaku.

“Tetapi sejauh ini belum ada ditemukan indikasi penyelewengan maupun penyalahgunaan BBM di sejumlah SPBU yang ada,” kata Harimbawa.

Dia membeberkan, beberapa modus kerap digunakan para pelaku yang akan melakukan kecurangan. Di antaranya dengan memodifikasi tangki solar subsidi menjadi industri.

Ada juga yang memanipulasi mesin dispencer SPBU dan mencampur zat tertentu ke pertalite agar terlihat menyerupai pertamax.

“Kami mengimbau petugas di SPBU agar betul-betul menjaga ketertiban pada saat melayani pengisian BBM. Hindari penyalahgunaan, penyelewengan serta hal-hal yang dapat merugikan masyarakat,” katanya. (ton/r1)

Editor : Marthadi
#polda ntb #spbu #Ditreskrimsus #kecurangan #BBM