Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Cuci Tangan dengan Sabun: Upaya Kecil untuk Menyelamatkan Nyawa

Rury Anjas Andita • Minggu, 23 Oktober 2022 | 21:31 WIB
dr. Delly Chipta Lestari
dr. Delly Chipta Lestari
DIARE dan pneumonia (infeksi pada paru-paru), merupakan dua penyakit penyebab kematian tertinggi pada bayi dan balita (bawah lima tahun) di dunia, termasuk Indonesia. Data dari organisasi kesehatan dunia (WHO) menyebutkan bahwa sekitar 1,8 juta anak balita di seluruh dunia mengalami diare dan infeksi saluran napas setiap tahun. Ironisnya kedua penyakit tersebut sebenarnya dapat dicegah dengan cara yang mudah, yaitu mencuci tangan dengan sabun. Kok bisa? Yuuk kita bahas.

Setiap tahun, tanggal 15 Oktober diperingati sebagai hari cuci tangan sedunia. Seberapa penting sih mencuci tangan ini? Bukankah aktivitas mencuci tangan sudah biasa kita lakukan sehari-hari. Lalu, mengapa harus menjadi sebuah kampanye global?

Eits, tunggu dulu. Ini bukan sembarang cuci tangan. Cuci tangan yang dimaksudkan adalah mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 60 detik. Langkah-langkahnya sudah diatur sedemikian rupa, sehingga diharapkan tidak ada lagi kuman-kuman jahat yang ada di permukaan tangan ikut masuk ke dalam tubuh.

Photo
Photo
Enam Langkah Cuci Tangan
Sumber: https://farmalkes.kemkes.go.id/

Mengapa kuman ada di tangan dan membuat orang sakit?

Feses (tinja) dari manusia dan hewan adalah sumber utama berbagai jenis kuman, seperti Salmonella, E. coli, dan norovirus yang dapat menyebabkan diare, adenovirus yang dapat menyebabkan infeksi saluran napas, atau enterovirus yang menyebabkan Penyakit Tangan Kaki Mulut (PTKM). Kuman-kuman tersebut dapat berada di tangan setelah menggunakan toilet atau mengganti popok, menyentuh daging mentah yang masih terdapat kotorannya, atau menyentuh permukaan yang terkontaminasi.  Perlu diketahui bahwa 1 gram kotoran manusia mengandung 1 triliunan kuman.

Mencuci tangan dengan sabun efektif menghilangkan kuman yang ada di tangan dan hal tersebut dapat mencegah infeksi karena:

Dengan demikian, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, bukan hanya dapat membantu mencegah diare dan infeksi saluran napas, tapi juga infeksi pada kulit dan mata.

Beberapa penelitian ilmiah menunjukkan/membuktikan bahwa mencuci tangan dapat:

Meskipun mencuci tangan sudah dipraktekkan di seluruh dunia, namun ternyata tidak semua menggunakan sabun. Banyak penelitian yang sudah membuktikan bahwa mencuci tangan dengan sabun menghilangkan kuman lebih efektif dibandingkan tanpa sabun. Edukasi tentang cuci tangan dan akses terhadap sabun di sekolah-sekolah akan memperbaiki angka ketidakhadiran.

Lalu kapan harus cuci tangan dengan sabun dan air mengalir?

Nah, ternyata kesadaran tentang pentingnya mencuci tangan, lalu membiasakan dalam praktek sehari-hari bukan hanya melindungi diri kita sendiri, namun juga menyelamatkan anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa. (*)

*Penulis: Delly Chipta Lestari adalah Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik (Konsultan Bakteriologi), saat ini bertugas sebagai dosen tetap di Departemen Mikrobiologi FKUI/RSCM, Jakarta. Editor : Rury Anjas Andita
#diare #pakai sabun #cuci tangan #pneumonia