LombokPost--Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan sejumlah pohon bertumbangan. Laporan yang diterima Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram pohon tumbang di jalan kota terjadi di empat titik.
Antara lain di jalan Brawijaya, Terminal Mandalika, TGH Faisal, dan di dekat Mataram Mall. “Semuanya sudah tertangani, kami terjunkan sebanyak 4 tim yang berjumlah 16 orang untuk membantu penanganan pohon tumbang,” kata Denny pada Lombok Post, Kamis (9/11).
Belum ada laporan adanya korban akibat pohon tumbang. “Kecuali yang di Grimax itu memang kami juga dapat kabar ada mobil yang tertimpa pohon tumbang, hanya saja itu wilayah Lombok Barat,” terangnya.
Denny menyampaikan, pihaknya telah mengantisipasi jauh hari kemungkinan datangnya hujan lebat disertai angin kencang. Mengingat siklus bulan November-Desember memasuki datangnya musim penghujan.
“Kita sudah melakukan perampingan terhadap sejumlah pohon-pohon besar yang ada di tepian jalan agar bebannya tidak terlalu berat,” jelasnya.
Namun demikian, terdapat beberapa pohon yang telah sangat tua. “Hujan deras disertai angin kencang yang ekstrem mengakibatkan beberapa pohon besar bertumbangan dan titik itu memang belum tersentuh selebihnya yang lain sudah,” paparnya.
Dengan kejadian hujan deras dan angin kencang yang tiba-tiba ini pihaknya akan melakukan pendataan lebih lanjut pohon yang rawan tumbang. “Data lengkapnya belum, kami akan minta teman-teman mulai melakukan pendataan, agar bisa diwaspadai warga kota dan pengendara,” paparnya.
Lombok Post juga mencoba meminta keterangan pada Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram Mahfuddin Noor. Hanya saja hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan.
Prakirawan BMKG Ari Subianto menyampaikan untuk hari ini Jumat 10 November 2023, hujan diperkirakan akan kembali turun di wilayah Kota Mataram. “Berawan sekitar pukul 11 siang dan hujan ringan diperkirakan turun sekitar jam 2 siang,” katanya melalui data grafis.
Sedangkan suhu diperkirakan antaran 23-33 derajat celsius, kecepatan angin 30 km/jam, dan kelembaban antara 55-95 persen. Meski demikian warga tetap diimbau hati-hati dan waspada pada jalanan licin, angin, dan potensi bahaya lainnya. (zad)
Editor : Hidayatul Wathoni