LombokPost-RSUD Kota Mataram kembali menambah Ruang Kamar Operasi (OK) untuk meningkatkan keandalan layanan kesehatan.
Jumlah ruang OK yang tersedia saat ini, baru lima unit.
“Sudah mulai pengerjaan,” kata Direktur RSUD Kota Mataram dr Hj Eka Nurhayati, (14/6).
Unit ini diharapkan tuntas bulan November 2024.
Sehingga, RSUD akan memiliki sebanyak 10 unit ruang OK.
“Sekarang kita baru punya lima unit,” terangnya.
Dokter Eka mengatakan, tingginya antusias masyarakat mendapatkan layanan kesehatan, mendorong RSUD kota berbenah.
Rumah sakit kebanggaan Kota Mataram selama ini menjadi rujukan pasien dari berbagai daerah di NTB.
“Jumlah pasien yang menjalani operasi setiap hari sangat banyak. Pasien antre, kadang sampai malam,” ucapnya.
Sementara itu, terdapat beberapa kasus kesehatan yang tidak bisa ditunda.
Seperti penanganan pasien melahirkan dan gawat darurat.
“Belum lagi dokter THT, dokter Mata, dan lain-lain. Kami punya dokter operasi sebanyak 20 ornsgn yang juga membutuhkan ruang OK,” ucapnya.
Setiap hari, rata-rata RSUD kota melayani 30 pasien operasi.
“Ya kita atur penjadwalnya (dengan mempertimbangkan urgensi penanganan), hari ini kita jadwalkan, besok kita jadwalkan lagi,” paparnya.
Penambahan lima ruang OK ini akan meningkatkan kecepatan layanan. Di samping itu mengantisipasi risiko keterlambatan penanganan.
“Proses operasi selama ini berjalan baik sesuai jadwal, kita perlu mengantisipasi untuk meningkatkan keandalan layanan,” paparnya.
Anggaran pembangunan lima ruang OK sebesar Rp 16,7 miliar.
Dokter Eka mengatakan, biaya ini meliputi penambahan fasilitas operasi.
“Idealnya satu ruang OK kita butuh biaya Rp 5 miliar termasuk pembelian fasilitas operasinya,” paparnya.
Penambahan anggaran untuk melengkapi fasilitas di lima ruang OK mandinya akan diusulkan melalui APBD.
“Sekarang kita bangun saja dulu dengan yang Rp 16 (miliar), sambil nanti kita minta support Pemda,” ucapnya.
Dengan 10 unit ruang OK, dinilai cukup memadai. Melayani berbagai keperluan pasien yang mengunjungi RSUD kota.
“Kita bisa tangani lebih banyak operasi setiap hari, termasuk Cito, dan emergency,” pungkasnya. (zad)
Editor : Kimda Farida