Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kebakaran Hebat Gudang Oli di Ampenan, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp 1,8 Miliar

Sanchia Vaneka • Senin, 30 Maret 2026 | 21:51 WIB


Kebakaran gudang oli di Ampenan
Kebakaran gudang oli di Ampenan


LombokPost – Peristiwa kebakaran hebat melanda gudang distributor oli roda dua milik PT Central Hero Manunggal yang berlokasi di Jalan Koperasi, Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, pada Senin (30/3/2026). Insiden yang terjadi di tengah pemukiman padat ini mengakibatkan kerugian materiil yang cukup fantastis.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Mataram, Rudi Suryawan, mengonfirmasi bahwa berdasarkan perhitungan sementara, dampak kerusakan bangunan dan stok logistik oli di lokasi tersebut sangat signifikan.

"Estimasi kerugian akibat kebakaran di gudang distributor oli ini ditaksir mencapai Rp1,8 miliar. Api melahap hampir seluruh bagian gudang yang berisi material mudah terbakar," ujar Rudi Suryawan.

Laporan kebakaran diterima oleh markas komando pada pukul 10.40 Wita. Menindaklanjuti informasi dari masyarakat, tim Damkarmat Kota Mataram langsung menerjunkan kekuatan penuh. Dengan jarak tempuh sekitar 5,8 km, armada berhasil mencapai lokasi dalam response time 13 menit.

Operasi pemadaman ini melibatkan kolaborasi lintas instansi yang masif, di antaranya:

* Damkarmat Kota Mataram: Menurunkan 30 personel dan armada lengkap (Isuzu Jepang, Kajama Tank Suplai, Morita, Thanoz, hingga unit Mercy).
* Damkar Lombok Barat: Memberikan backup 3 unit kendaraan dengan 20 personel.
* Kepolisian: Pengerahan unit Brimob dan Dalmas Polda NTB sebanyak 20 personel untuk pengamanan lokasi dan bantuan pemadaman.

Api yang membakar tumpukan oli motor membuat kepulan asap hitam membumbung tinggi dan menyulitkan petugas. Namun, berkat kerja sama tim gabungan, si jago merah berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam total dalam waktu kurang lebih dua jam.

"Fokus utama kami tadi adalah melokalisir api agar tidak merembet ke bangunan di sekitar gudang. Setelah kondisi dinyatakan aman dan kondusif, tim baru ditarik kembali ke pos masing-masing," tambah Rudi.

Mengenai penyebab pasti kebakaran, pihak berwenang belum bisa memberikan keterangan mendalam. Saat ini, lokasi kejadian telah dipasang garis polisi untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut oleh tim identifikasi kepolisian.

Editor : Marthadi
#berita #Mataram #Kebakaran #Damkarmat