Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Semangat Kartini Modern: Hj. Waridah Mujiburrahman Ajak Perempuan Mataram Perkuat Ketahanan Keluarga

Lalu Mohammad Zaenudin • Kamis, 23 April 2026 | 10:24 WIB
KERJA HEBAT: Ketua GOW Kota Mataram Hj Waridah Mujiburrahman memberikan apresiasi pada petugas sampah perempuan yang telah berjibaku menjaga kebersihan kota, Selasa (21/4).
KERJA HEBAT: Ketua GOW Kota Mataram Hj Waridah Mujiburrahman memberikan apresiasi pada petugas sampah perempuan yang telah berjibaku menjaga kebersihan kota, Selasa (21/4).

LombokPost — Peringatan Hari Kartini 2026 di Kota Mataram tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Momentum ini diarahkan sebagai pengingat peran perempuan dalam pembangunan terus bergerak, meluas, dan menuntut kehadiran yang lebih konkret di berbagai lini kehidupan.

Upacara peringatan berlangsung di kawasan Taman Sangkareang, Selasa (21/4), dipimpin Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Mataram Hj. Waridah Mujiburrahman. Dalam amanatnya, ia menekankan semangat Kartini hari ini harus dimaknai sebagai dorongan memperkuat posisi perempuan, sebagai bagian dari keluarga, juga sebagai aktor dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah.

“Ketika perempuan berdaya, keluarga menjadi kuat, masyarakat menjadi tangguh, dan bangsa menjadi lebih adil,” ujarnya, Selasa (21/4). 

Pernyataan tersebut menegaskan isu pemberdayaan perempuan tidak berdiri sendiri. Ia menekankan berkaitan langsung dengan kualitas kehidupan masyarakat secara keseluruhan. 

Baca Juga: Sukses di Bintaro dan Lawata, DLH Mataram Kini Fokus "Bersihkan" 15 Ribu Ton Sampah Sandubaya

Dalam konteks kekinian, peran perempuan tidak lagi terbatas pada ruang domestik. Namun, merambah sektor-sektor strategis, termasuk pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, hingga teknologi.

Namun di sisi lain, dinamika tersebut menghadirkan tantangan baru. Perempuan dituntut mampu beradaptasi dengan perubahan sosial yang cepat, menjaga keseimbangan peran, sekaligus memiliki ruang berkembang secara personal maupun profesional.

Sekretaris Daerah Kota Mataram Lalu Alwan Basri, menyampaikan semangat Kartini harus diterjemahkan dalam praktik kerja sehari-hari, termasuk di lingkungan pemerintahan. “Kesetaraan itu tidak hanya kita bicarakan, tapi harus kita jalankan dalam sistem kerja. Perempuan dan laki-laki memiliki ruang yang sama untuk berkontribusi,” ujarnya.

Ia menambahkan, di lingkungan ASN, perempuan kini memegang peran yang semakin strategis. Baik dalam posisi teknis maupun pengambilan kebijakan. 

“Ini menjadi indikator semangat kesetaraan yang diperjuangkan Kartini perlahan menemukan bentuknya dalam sistem modern,” tegasnya.

Peringatan Hari Kartini ini juga menunjukkan upaya menghadirkan pendekatan yang lebih kontekstual. Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan lomba foto antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Ini menjadi ruang ekspresi untuk menampilkan peran perempuan dalam berbagai sektor kerja,” ucapnya. 

Melalui visual yang dihasilkan, perempuan digambarkan hadir sebagai sosok berkontribusi nyata. Baik di lapangan, di ruang pelayanan, maupun dalam sistem berbasis teknologi.

“Jadi perempuan di kota telah mengambil peran dalam proses pembangunan itu sendiri,” tegasnya. (zad/r9)

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#Kota Mataram #hari kartini di Mataram #Waridah #kesetaraan gender