Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Nasi Balap Puyung Bakal "Tampil" di MotoGP Mandalika

Redaksi Lombok Post • Sabtu, 22 Februari 2020 | 12:06 WIB
Pebalap Spanyol dari Tim Repsol Honda  Marc Marquez melakukan selebrasi usai memenangkan balapan di seri  MotoGP Buriram Thailand October 6, 2019. (Photo by Lillian SUWANRUMPHA / AFP)
Pebalap Spanyol dari Tim Repsol Honda Marc Marquez melakukan selebrasi usai memenangkan balapan di seri MotoGP Buriram Thailand October 6, 2019. (Photo by Lillian SUWANRUMPHA / AFP)

MATARAM-Nasi balap Puyung disiapkan menjadi makanan khas event MotoGP.  ”Kita sedang siapkan (makanan khas), branding-nya nanti adalah nasi puyung,” kata Kepala Dinas Perindustrian NTB Nuryanti, kemarin (21/2).


                Nasi balap puyung merupakan makanan khas yang ada di Lombok Tengah. Harapannya bisa mengangkat  makanan khas Lombok. ”Kalau MotoGP di Malaysia itu nasi lemak, kita nasi Puyung,” katanya.


                Sementara untuk oleh-oleh yang dibawa pulang, dia juga menyiapkan lima jenis makanan yang bisa dikemas untuk dibawa. Seperti daging, ayam taliwang, ayam rarang dan sate rembige. ”Dikemas dalam bentuk siap saji, kami kerja sama dengan LIPI untuk standarisasi,” katanya.


                Kerja sama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sangat penting agar makanan tersebut bisa dikemas bagus, lebih sederhana, dan bertahan lama. ”Supaya ramah bagi turis yang datang, mereka juga ada yang pakai tenda,” katanya.


Selain itu, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Perhubungan NTB. Mereka diminta mengerahkan Go-Jek untuk memudahkan pemesanan bagi turis yang datang. ”Sehingga transaksinya lebih terarah, memudahkan proses jual beli, dan bisa transaksi online,” katanya.


Event MotoGP akan dioptimalkan sebagai ajang promosi bagi seluruh produk dan kerajinan industri NTB. ”Ini adalah peluang yang harus kita manfaatkan,” katanya.


Jumlah tamu yang akan datang bisa mencapai 1.500 orang. Ada di antara mereka yang pakai tenda-tenda. Sehingga membutuhkan makanan yang mudah dan murah.


Selain itu, mereka juga akan menyiapkan kawasan penyangga KEK Mandalika. Akan dibuat pusat-pusat industri kreatif sendiri. ”Kalau di dalam kawasan sudah ada yang urus,” ujarnya.


Sebelumnya, Gubernur NTB H Zulkieflimansyah menekankan, dia tidak mau warga NTB hanya jadi penontot MotoGP. ”Mulai saat ini masyarakat harus menyiapkan diri,” katanya.


Event sebesar itu akan menyedot banyak turis datang ke NTB. Selain ajang promosi, tenaga kerja lokal dan IKM lokal juga harus diberdayakan untuk mengisi peluang bisnis di sana. (ili/r5)

Editor : Redaksi Lombok Post
#nasi puyung #MotoGP Mandalika #marc marquez #KEK Mandalika