“Disiapkan Rp 200 juta di ABT (anggaran belanja tambahan) untuk penambahan pemasangan riprap di bawah anjungan tersebut,” kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi, kemarin.
Diutarakan, dalam rapat koordinasi beberapa waktu lalu wali kota meminta agar pemasangan riprap di Pantai Ampenan ditambah panjangnya ke utara sampai di Depo Pertamina.
“Kalau sekarang pemasangan riprapnya tidak sampai ke utara anjungan tersebut,” ucap Denny, sapaan karibnya.
Selain pemasangan riprap lanjut dia, anjungan itu juga nanti akan direnovasi. Fungsi anjungan itu akan tetap sama.Selain sebagai penahan gelombang, juga menjadi tempat duduk para pengunjung menikmati kuliner yang langsung menghadap laut. “Renovasi anjungan ini kita lakukan tahun depan dari DAK (dana alokasi khusus),” ucapnya.
Saat ini Dispar akan menata lapak kuliner yang tidak dimanfaatkan di bagian selatan. Konsep lapak ini akan diubah. Terbuka. Tidak lagi tertutup seperti sekarang ini. “Karena sudah lama tidak terpakai banyak juga atapnya yang bocor. Itu juga yang akan kita perbaiki juga,” kata Denny.
Dia menargetkan renovasi lapak ini rampung Oktober. Dalam beberapa pekan ini dokumen perencanaan untuk lapak sudah masuk Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) untuk ditender. “Pengerjaan renovasi lapak ini kita targetkan tiga bulan,” pungkasnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Mataram Miftahurrahman mengatakan, penambahan pemasangan riprap akan dilakukan di APBD-P. Sejauh ini sebut dia, pemasangan riprap disetiap lokasi anggarannya Rp 200 juta dengan panjang 36 meter. “Pemasangan riprap akan dianggarkan kembali pada APBD-P untuk mengantisipasi terjadinya abrasi,” pungkasnya. (jay/r3) Editor : Administrator