Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Anaknya Tersandung Kasus Dugaan Korupsi, Ayah Nadiem Makarim Rupanya Pernah Punya Jabatan Penting di KPK

Fratama P. • Jumat, 5 September 2025 | 08:17 WIB
Nadiem Makarim dan ayahnya yang mantan pejabat KPK
Nadiem Makarim dan ayahnya yang mantan pejabat KPK

LombokPost - Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, menjadi perbincangan hangat saat ini.

Hal ini karena Nadiem Makarim secara resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.

Bahkan nilai kasus dugaan korupsi yang menyeret nama Nadiem Makarim meyentuh angka 1,98 triliun.

 

Dalam video bersama Deddy Corbuzier, Nadiem Makarim mengaku selalu berhati-hati dalam menjalankan tugasnya dan bahkan meminta pendampingan dari kejaksaan.

Nadiem Makarim pun mengaku terkejut dengan kasus yang menyeretnya.

"Dari awal, Kemendikbudristek meminta pendampingan dari kejaksaan, Mas Deddy tahu saya. Saya sangat kaget untuk mengetahui kasus ini," ujar Nadiem Makarim dalam podcast tersebut.

Pembelaan Diri dan Janji Mendukung Penegak Hukum

Meskipun terkejut, Nadiem Makarim menegaskan bahwa ia sangat mendukung penuh proses hukum yang berjalan.

Nadiem Makarim menyatakan kesiapannya untuk membantu aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus korupsi tersebut.

"Tapi saya percaya penuh dan akan selalu mendukung aparat penegak hukum dalam pemeriksaan apapun. Kalau ada temuan apapun di dalam organisasi saya, saya akan bantu semua aparat," katanya dengan tegas.

Nadiem Makarim juga berusaha meyakinkan Deddy Corbuzier bahwa ia tidak mungkin terlibat dalam praktik korupsi, karena ia berasal dari keluarga yang anti-korupsi.

Nadiem Makarim menyebut ayahnya pernah menjadi Komite Etika KPK, dan ibunya adalah pendiri Bung Hatta Anti-Corruption Award.

"Mas kenal saya, ayah saya dulunya Komite Etika KPK, ibu saya pendiri daripada Bung Hatta Anti Corruption Award. Saya lahir dan dibesarkan di keluarga anti korupsi mas," ucapnya.

Karena itu, Nadiem Makarim bersikeras bahwa ia tidak pernah mengambil keuntungan sepeser pun selama menjabat sebagai menteri.

"Saya tidak pernah dan tidak akan pernah mengambil sepeser pun," imbuhnya penuh penekanan.

Nadiem Makarim juga mengaku selalu berhati-hati dalam setiap langkahnya meskipun berisiko.

"Saya lima tahun itu menjabat sebagai menteri, saya mengambil banyak risiko besar. Saya tahu masuk kementerian itu ada risikonya, tapi saya berusaha semaksimal mungkin untuk mengamankan setiap aspek daripada proses yang kita lakukan," jelas Nadiem Makarim.

Ketika ditanya mengapa kasus ini bisa terjadi, Nadiem Makarim menjawab bahwa ia sendiri tidak tahu dan sedang berusaha mencari informasi.

"Jadi, kalau ditanya kenapa ini bisa terjadi ya saya tidak tahu dan saya lagi cari banyak informasi," tutup Nadiem Makarim.***

Editor : Fratama P.
#KPK #Korupsi #Nadiem makarim #ayah