Igor Tudor, yang memiliki rekam jejak melatih klub besar seperti Juventus dan Olympique Marseille, resmi dikontrak The Lilywhites hingga akhir musim ini. Ia didatangkan guna mengisi kekosongan kursi kepelatihan setelah Thomas Frank dipecat pekan lalu.
Melansir laporan dari ESPN Brasil, upaya Tottenham untuk memboyong Ferreira sebenarnya sudah dimulai sejak dua minggu lalu. Meski Spurs menunjukkan ketertarikan yang sangat besar, pelatih berkebangsaan Portugal tersebut memilih untuk menolak tawaran mentah-mentah.
"Meskipun mereka melakukan pendekatan dan menunjukkan antusiasme, pelatih asal Portugal itu menolak tawaran tersebut," tulis laporan tersebut.
Ferreira saat ini memang menjadi sosok ikonik di sepak bola Amerika Selatan. Dalam lima tahun masa jabatannya, ia sukses mengoleksi 10 gelar juara, menjadikannya pelatih paling berprestasi dalam sejarah panjang Palmeiras.
Loyalitas Abel Ferreira terhadap Palmeiras tampaknya masih sangat kuat. Pelatih berusia 47 tahun tersebut masih terikat kontrak bersama klub Brasil tersebut hingga tahun 2027 mendatang.
Kegagalan meyakinkan Ferreira inilah yang kemudian membuat manajemen Tottenham mengalihkan radar mereka kepada Igor Tudor. Keputusan Tudor untuk menerima tantangan jangka pendek di London dianggap sebagai solusi tercepat bagi Spurs untuk menstabilkan performa tim di sisa musim Premier League.
Peluang di Masa Depan
Melihat penolakan tegas dari sang pelatih, kemungkinan Tottenham untuk kembali mengejar Ferreira pada bursa transfer musim panas mendatang dinilai sangat kecil. Spurs kini diprediksi akan fokus mendukung penuh proyek yang dibawa oleh Igor Tudor sembari mengevaluasi hasil di akhir musim nanti.
Kehadiran Tudor diharapkan mampu mengembalikan Tottenham ke jalur persaingan zona Eropa, di tengah persaingan ketat klub-klub papan atas Liga Inggris.
Editor : Redaksi Lombok Post