Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Menteri KKP Tinjau Kampung Nelayan Bintaro yang Habiskan Anggaran Rp 11 Miliar

Chia • Sabtu, 18 Juli 2026 | 13:33 WIB

 

Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono (kanan, kemeja putih) didampingi Gubernur NTB Lalu M Iqbal saat meninjau mKampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan, (17/7).
Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono (kanan, kemeja putih) didampingi Gubernur NTB Lalu M Iqbal saat meninjau mKampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan, (17/7).

 

LombokPost - Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP) Sakti Wahyu Trenggono, meninjau langsung progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan proyek strategis nasional bidang perikanan tangkap tersebut berjalan sesuai dengan target.

“Ya baik, ada beberapa yang masih kurang,” katanya, kemarin saat ditemui, (17/7). 

Wahyu mengatakan, pengerjaan dan proses dinilai bagus. Tetapi, salah satu yang perlu dibenahi yakni pasar ikan yang berada tepat di samping KNMP. 

“Pasarnya mesti dikoreksi,” jelasnya. 

Baca Juga: Dampingi Menteri KKP di Bilelando, Wabup Loteng Optimis KNMP Jadi Penguat Ekonomi Pesisir

Proyek yang berada di bawah naungan Satuan Kerja Sekretariat Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, KKP RI ini, menelan nilai kontrak konstruksi sebesar Rp 11.915.382.000. Pengerjaannya dilaksanakan oleh kontraktor PT. Berkah Rizqi Jaya yang beralamat di Jl. Sepanjang Tani No. 18 RT 04/05 - Sidoarjo, dengan perencanaan oleh PT. Pilar Artha Nugraha. Kontrak proyek dengan nomor B.23139/DJPT.6/PI.420/PPK/XII/2025 ini telah ditandatangani sejak 19 Desember 2025 untuk tahun anggaran 2026.

Dalam kunjungannya, Wahyu menegaskan pentingnya integrasi fasilitas penunjang guna memperkuat rantai pasok hasil laut dan ekosistem pemukiman nelayan yang sehat serta produktif. Kawasan KNMP Bintaro ini menempati luas lahan sebesar 5.500 m² dan dirancang untuk melayani basis sosial ekonomi yang besar di wilayah Ampenan. Meliputi 3.424 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah nelayan mencapai 810 orang. Potensi tangkapan di wilayah ini juga sangat menjanjikan dengan komoditas utama berupa tongkol, lemuru, cakalang, udang, dan cumi, yang didukung armada operasional sebanyak 710 unit kapal.

Berdasarkan data teknis maket pelaksanaan di lapangan, pembangunan infrastruktur KNMP Bintaro direncanakan mencapai 100 persen dengan cakupan fasilitas yang sangat komprehensif. Total ada 18 item konstruksi utama yang dibangun. Mulai dari shelter pendaratan dan perbaikan, balai pertemuan, bengkel, kios, pasar ikan, sentra kuliner, kantor pengelola, docking kapal, hingga infrastruktur dasar seperti jalan, air bersih, tempat sampah, area parkir, serta instalasi IPAL Biotech.

Baca Juga: Progres Kampung Nelayan Merah Putih di Bintaro Mataram Capai 23 Persen, Ditarget Rampung Juni

Selain infrastruktur fisik pemukiman dan kawasan, kementerian juga melengkapi kawasan ini dengan Sarana Prasarana Rantai Dingin (Cold Chain System) modern untuk menjaga kualitas mutu komoditas tangkapan nelayan sebelum didistribusikan ke pasar.

Sarana tersebut terdiri dari 1 unit Gudang Beku Portable (Cold Storage) serta 1 unit Pabrik Es Portable (Slurry Ice Machine).

 

Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Liputan
KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTUH KNMP BINTARO WAHYU TRENGGONO Mataram menteri kkp