Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

WSBK, Hotel di Mandalika Sudah Penuh hingga Pekan Depan

Administrator • Jumat, 19 November 2021 | 00:58 WIB
Presiden Jokowi melakukan ujicoba berkendara di Sirkuit Mandalika Lombok Jumat (12/11). Test Ride ini dalam rangka peresmian sirkuit jelang pelaksanaan WSBK.
Presiden Jokowi melakukan ujicoba berkendara di Sirkuit Mandalika Lombok Jumat (12/11). Test Ride ini dalam rangka peresmian sirkuit jelang pelaksanaan WSBK.
JIKA Anda mencari hotel di kawasan Mandalika sekarang, mohon maaf. Sudah tidak ada kamar yang tersedia. Seluruh kamar hotel sudah full booking. Semenjak 16 November hingga 25 November.

“Sudah full booking dari tanggal 16 sampai tanggal 25 November. Sudah tidak ada kamar tersisa lagi,” ungkap Resepsionis Hotel Cove Mandalika Dayu Karyadi kepada Lombok Post, kemarin.

Para pengusaha hotel merasakan WSBK benar-benar sebagai berkah yang datang saat pandemi. Tidak hanya Cove Hotel, Ketua Mandalika Hotel Asociation (MHA) Samsul Bahri memastikan, seluruh hotel saat ini sudah tidak ada lagi kamar yang kosong.

“Sudah penuh semua. Full booking,” cetus pria yang juga menjadi General Manager Hotel JM tersebut.

Dengan adanya event WSBK ini, Samsul merasakan geliat wisata meningkat drastis. Memberikan harapan baru dan rasa optimistis tinggi kawasan Mandalika akan menjadi primadona di masa mendatang. Sehingga dampaknya akan dirasakan semua pihak khususnya menyerap lapangan kerja.

Sementara itu, pantauan Lombok Post di area Sirkuit Mandalika, kru dan ofisial setiap sudah mulai berdatangan. Mereka beraktivitas di paddock masing-masing. Antara lain tim Aruba Racing Ducati, tim Kawasaki hingga tim Pata Yamaha yang menjadi unggulan juara dunia bersama Toprak Razgatlioglu.

Toprak akan bersaing dengan juara bertahan Jonathan Rea di Sirkuit Mandalika untuk menentukan siapa yang akan menjadi jura dunia Superbike tahun 2021. Mengingat Sirkuit Mandalika akan menjadi seri penutup.

Begitu tiba di sirkuit, para tim pembalap langsung menyiapkan kendaraan. Federico, salah satu tim Aruba Racing Ducati mengaku pihaknya belum bisa memberikan banyak tanggapan karena belum menjajal Sirkuit Mandalika. Terlebih, pembalap mereka Michael Ruben Rinaldi siang kemarin belum tiba di Lombok. Rinaldi diperkirakan baru tiba di Lombok malam hari.

“Jumat kami akan menjajal sirkuit ini. Setelah kami jajal, Dorna akan menggelar konferensi pers dan kami siap memberikan tanggapan mengenai sirkuit,” ujar Federico.

Selain suasana para tim pembalap yang sibuk di garasi, wajah Sirkuit Mandalika kemarin terlihat berbeda. Garis start sudah dipasangi banner atau papan iklan sponsor utama. Kemudian di area paddock juga tebangun panggung paddock show. Ditambah para marshall yang tengah diberikan pembekalan untuk kesiapan lebih matang menyambut WSBK Mandalika dan final race ATC 19-21 November.

Tim dari IMI pusat terlihat memberikan pelatihan agar para marshall bertindak cepat dan responsif. Misalnya ketika ada oli atau ada masalah dengan kendaraan pebalap dan beberapa kejadian lainnya. Koordinasi yang baik dengan selalu mengingatkan akan menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan pembalap.

Pembekalan para marshall ini pun kemarin didampingi oleh pihak dari FIM. Agar standar pelaksanaan bisa sesuai dengan harapan pihak FIM.

Direktur Komunikasi dan Operasional MGPA Happy Harinto yang juga memantau semua persiapan di area sirkuit kemarin. Ia berharap dengan semua persiapan yang telah dilakukan sejauh ini, pelaksanaan WSBK bisa berjalan lancar sesuai harapan. Karena pelaksanaan WSBK akan berdampak terhadap banyak hal khususnya kesejahteraan masyarakat di Lombok Tengah, NTB, dan Indonesia.

“Bismillah. Ketika WSBK ini lancar, insya Allah semua akan berubah dengan cepat (kesejahteraan masyarakat),” ujar Happy.

Sehingga pihak MGPA berharap semua pihak mau bersama-sama mendukung pelaksanaan WSBK Mandalika. Agar kemanfaatannya ke depan bisa dirasakan semua pihak khususnya masyarakat Lombok tengah dan NTB.

 

Efek Ekonomi Meluas

 

Di sisi lain, tak hanya di area Mandalika. Efek ekonomi juga dirasakan bagi pelaku usaha yang terletak jauh dari lokasi sirkuit. Antara lain para pengusaha kuliner.

“Alhamdulillah, kami rasakan betul dampaknya WSBK ini. Omzet mengalami peningkatan seiring banyaknya pengunjung yang datang,” ungkap Anto, pengusaha kuliner Rumah Makan Nasi Puyung Cahaya yang ada di jalur bypass Bandara kepada Lombok Post, kemarin.

Saat ini kata dia, ratusan pengunjung datang tiap hari. Bahkan ada sejumlah artis ternama. “Kemarin ada Baim Wong sama Ustadz Das’ad Latif. Alhamadulillah ramai. Makanya kami pasang poster WSBK karena kami juga betul ikut merasakan dampaknya,” ujar Anto tersenyum. (ton/r6) Editor : Administrator
#balapan #WSBK #WSBK Mandalika #MGPA