Ini menambah jumlah keluarga yang mendapat bantuan program “Light Up The Dream” menjadi total 24.451.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, program “Light Up The Dream” adalah bagian dari kepedulian insan PLN yang melakukan donasi untuk membantu masyarakat kurang mampu agar bisa menikmati listrik secara mandiri.
Program ini mengumpulkan donasi pegawai untuk membantu biaya penyambungan listrik masyarakat kurang mampu.
"Menyambut Hari Kemerdekaan (HUT RI ke-79), seluruh insan PLN dari berbagai daerah secara serentak berbagi kebahagian dan ingin memerdekakan saudara-saudara kita yang belum menikmati listrik secara mandiri. Mudah-mudahan hadirnya listrik ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Darmawan.
Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN Yusuf Didi Setiarto menyampaikan penghargaan dan apresiasinya kepada seluruh insan PLN yang berdonasi dalam program “Light Up The Dream”.
Didi menilai program seperti ini akan sangat membantu masyarakat untuk semakin maju dan modern.
"PLN akan membawa masyarakat bergeser dari peradaban remang cenderung gelap menjadi peradaban modern yang terang. Oleh karena itu, peran insan PLN pada program ini harus diteruskan. Terima kasih atas kerja keras dan konsistensi pada semua pihak yang menginisiasi," kata Didi.
Didi juga menyampaikan bahwa menerangi seluruh Indonesia bukanlah hal yang mudah. Mengingat kita memiliki ribuan pulau yang masing-masing memiliki tantangan tersendiri dalam suplai listriknya.
"Bagaimana negara kepulauan seperti ini, mengurusnya tidak mudah. Yang terbaik adalah bagaimana kita membantu mengisi ruang kosong. Itulah sejatinya insan sejati PLN, hadir memberikan kontribusi terbaik untuk membantu rakyat kecil," tambah Didi.
Direktur Retail dan Niaga PLN Edi Srimulyanti menambahkan, program “Light Up The Dream” menjadi langkah mulia insan PLN untuk membantu masyarakat mendapatkan akses listrik.
Sejak dimulai tahun 2020, program ini telah berhasil membantu puluhan ribu keluarga kurang mampu untuk turut menikmati listrik.
Baca Juga: Palang Kuta Beach Park Dibuka, ITDC Sebut Hanya Berlaku Satu Arah
"Mudah-mudahan dengan program ini bisa semakin meningkatkan jumlah masyarakat menikmati listrik, sesuai sila ke-5, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," ungkapnya.
Hasbia, 45 tahun, warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan, yang berjuang seorang diri menghidupi tiga anaknya, merasa sangat terbantu dengan program sambungan listrik gratis dari PLN.
Kini, keluarganya bisa menikmati listrik yang sebelumnya ia peroleh dari menyalur ke tetangga dengan biaya Rp 100 ribu per bulan.
"Terima kasih saya ucapkan kepada PLN atas bantuan pemasangan listrik secara gratis. Berkat listrik ini, saya sangat terbantu dalam kehidupan kami. Kini, kami hanya mengeluarkan Rp 20 ribu per bulan untuk membeli token listrik," tutur Hasbia dengan nada terbata dan sesekali menyeka air matanya. (*)
Editor : Marthadi