LombokPost – Upaya Indonesia memperkuat sektor maritim dan logistik mendapat lampu hijau dari salah satu mitra strategis global.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan penting dari Ketua Dewan Maritim Federasi Rusia, Nikolai Patrushev, di Jakarta, yang menghasilkan komitmen kerja sama di bidang ekonomi digital, konektivitas maritim, hingga transfer teknologi perkapalan.
Pertemuan tingkat tinggi ini menekankan bahwa pengembangan sektor maritim dan logistik adalah prioritas nasional Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan konektivitas antarwilayah.
Baca Juga: Enam Penerbangan Kargo Angkut Kepulangan Logistik MotoGP Mandalika 2025
Rusia Siap 'Suntik' Teknologi dan SDM Maritim
Menanggapi prioritas Indonesia, Ketua Dewan Patrushev menyatakan kesiapan Rusia untuk memperluas jangkauan kerja sama. Fokus utama Rusia adalah penguatan sektor maritim Indonesia, meliputi beberapa aspek.
Pengembangan Infrastruktur Logistik Laut: Membantu Indonesia memperkuat jalur distribusi dan pelabuhan.
Baca Juga: 391 Ton Logistik Tiba, Dorna Beri Sinyal Homologasi Grade A Jelang Motogp Mandalika 2025
Transfer Teknologi Perkapalan: Dukungan teknologi untuk mendorong kemandirian industri galangan kapal nasional.
Peningkatan Kapasitas SDM Teknik Kelautan: Melalui program pendidikan dan pelatihan.
"Pemerintah Rusia ingin menjajaki potensi kerja sama pendidikan dan pelatihan di berbagai lembaga maritim terkemuka di St. Petersburg, termasuk dalam bidang teknik kelautan, guna mendukung pengembangan SDM maritim yang unggul di Indonesia," jelas Ketua Dewan Patrushev.
Baca Juga: Tak Luput, Polres Lombok Tengah Kawal Kedatangan Logistik MotoGP Mandalika 2025
Sejalan dengan Asta Cita Prabowo: Akses Luas ke Inovasi
Menko Airlangga menyambut baik tawaran tersebut, khususnya mengenai penguatan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ia menekankan bahwa langkah ini sangat selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang memprioritaskan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Alih-alih sekadar mengirim mahasiswa, Menko Airlangga mendorong kerja sama institusi yang lebih mendalam antara perguruan tinggi teknik Rusia dan Indonesia.
"Melalui jalur ini (kerjasama perguruan tinggi), akses bagi mahasiswa untuk belajar dan berinovasi akan semakin luas," pungkas Menko Airlangga, mengisyaratkan fokus pada transfer pengetahuan dan pengembangan kurikulum bersama.
Dengan komitmen ini, Indonesia berpeluang besar tidak hanya memperkuat armada lautnya tetapi juga melahirkan para insinyur kelautan unggul yang siap menghadapi tantangan global. Menko Airlangga memastikan, semua usulan strategis ini akan ditindaklanjuti dengan Kementerian/Lembaga terkait dan dilaporkan kepada Presiden Prabowo.
Editor : Siti Aeny Maryam