Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Malam Natal, Pemerintah Ajak Jemaat Doakan Korban Bencana di Sumatera

Redaksi Lombok Post • Kamis, 25 Desember 2025 | 08:42 WIB

Para pejabat tinggi negara mendatangi Gereja Katedral dan Gereja Immanuel,  Jakpus. Kunjungan dilaksanakan menjelang ibadah malam Natal. (Dok. Mabes Polri)
Para pejabat tinggi negara mendatangi Gereja Katedral dan Gereja Immanuel,  Jakpus. Kunjungan dilaksanakan menjelang ibadah malam Natal. (Dok. Mabes Polri)
LombokPost -- Sejumlah pejabat tinggi negara meninjau pelaksanaan ibadah malam Natal di Gereja Katedral dan Gereja Immanuel, Jakarta Pusat, Rabu (24/12/2025).

Dalam kunjungan tersebut, pemerintah mengajak seluruh jemaat untuk turut mendoakan para korban bencana alam yang melanda wilayah Sumatera.

Rombongan dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, didampingi Menko PMK Pratikno, Mendagri Tito Karnavian, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Pesan Damai dan Solidaritas untuk Sumatera


Menko Polkam Djamari Chaniago menyampaikan salam hangat serta ucapan selamat Natal dari Presiden Prabowo Subianto bagi seluruh umat Kristiani. Ia memastikan pemerintah berkomitmen menjaga keamanan agar ibadah berjalan khidmat.

”Kami datang ke sini untuk menyapa umat yang akan melakukan proses merayakan hari raya Natal pada hari ini. Kami hadir di sini ingin menyampaikan selamat Natal dan ingin juga meyakinkan bahwa semua acara ini bisa berlangsung, bisa dinikmati karena kami menjaga ketenangan umat,” ungkap Djamari.

Di tengah suasana sukacita, Djamari juga menitipkan pesan solidaritas bagi warga di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang saat ini tengah tertimpa musibah bencana alam.

”Mereka juga ingin melaksanakan atau sedang melaksanakan ibadah seperti ini, tapi kondisi tidak memungkinkan untuk seperti ini. Oleh karena itu, kami menyampaikan kepada umat di sini untuk turut mendoakan agar mereka juga bisa mengatasi ini semua,” ucap Djamari.

Pengamanan Ketat dan Wujud Toleransi


Pada kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa Polri bersama TNI dan elemen masyarakat lainnya telah bersiaga sesuai arahan Presiden untuk menjamin situasi kamtibmas yang kondusif.

Kapolri mengungkapkan bahwa sebanyak 147.000 personel gabungan telah diterjunkan di seluruh penjuru Indonesia. Menariknya, pengamanan juga melibatkan berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan.

”Polri saat ini menurunkan kurang lebih 147 ribu personel gabungan, dan kemarin juga kami melaksanakan apel bersama-sama dengan rekan rekan yang lain seperti Banser dan juga kami kemudian mengajak Kokam, untuk ikut bersama-sama melaksanakan kegiatan pengamanan khususnya di gereja-gereja yang melaksanakan perayaan misa Natal,” terang Sigit.

Menurut Sigit, partisipasi elemen seperti Banser (GP Ansor) dan Kokam (Muhammadiyah) merupakan cerminan nyata dari semangat Bhinneka Tunggal Ika yang tetap terjaga di tanah air.

”Oleh karena itu, tentunya kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan TNI, stakeholder terkait, teman teman dari ormas, Banser, Kokam dan lain-lain yang telah ikut membantu. Dan ini merupakan bagian dari wujud bahwa Indonesia adalah negara yang besar, negara yang terus menjaga persatuan dan kesatuan,” jelasnya.

Situasi di Gereja Katedral Jakarta sendiri terpantau aman dan tertib. Para jemaat mulai memadati gereja sejak sore hari untuk mengikuti rangkaian misa malam Natal dengan pengawalan ketat dari petugas gabungan.

Editor : Redaksi Lombok Post
#malam natal #Natal #Polri #Sumatra