Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dipercepat, Bansos PKH-BPNT Tahap 1 Cair Mulai Senin 12 Januari 2026, KPM Siapkan KKS

Geumerie Ayu • Minggu, 11 Januari 2026 | 19:17 WIB
Statusnya muncul di siks-ng, pencairan bansos bpnt tahap 1 2026 bakal rapel 3 bulan sekaligus, kpm terima rp 600 ribu.
Statusnya muncul di siks-ng, pencairan bansos bpnt tahap 1 2026 bakal rapel 3 bulan sekaligus, kpm terima rp 600 ribu.

LombokPost – Kabar gembira bagi seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial (bansos) di Indonesia. Pemerintah memastikan penyaluran bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 1 tahun 2026 mulai dicairkan Senin, 12 Januari 2026.

Dikutip dari kanal Kabar Bansos, berbeda dengan pola penyaluran tahun-tahun sebelumnya yang biasanya baru dimulai pada Maret, tahun ini pemerintah melakukan percepatan.

Seluruh bantuan tahap pertama dijadwalkan tuntas tersalurkan mulai 12 hingga 20 Januari 2026.

Menyambut pencairan ini, para KPM diingatkan untuk segera menyiapkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih.

Pemerintah melalui Kementerian Sosial memberikan instruksi tegas: kartu KKS wajib dipegang langsung oleh pemilik sah.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan dana bansos oleh oknum tidak bertanggung jawab. KPM dilarang menitipkan kartu kepada ketua kelompok, pendamping, maupun perangkat desa.

KKS berfungsi seperti kartu ATM. Jika dipegang orang lain, risikonya bantuan tidak sampai ke tangan yang berhak. Pastikan kartu ada dalam penguasaan pribadii.

Seiring dengan distribusi dana, periode 12–20 Januari juga akan dibarengi dengan verifikasi lapangan dan survei data oleh Dinas Sosial serta pendamping PKH.

Petugas akan memastikan apakah penerima masih layak mendapatkan bantuan atau sudah masuk kategori mampu.

Di beberapa wilayah, kebijakan penempelan stiker "Keluarga Miskin" di rumah penerima juga terus diperketat.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk transparansi dan pengawasan publik.

Bagi KPM yang menolak pemasangan stiker tanpa alasan yang jelas, pemerintah tidak segan melakukan graduasi paksa atau pencoretan dari daftar penerima bantuan.

KPM Kategori Tertentu Terima Bantuan "Dobel"

Pencairan tahap pertama ini juga membawa angin segar bagi kategori KPM tertentu yang akan menerima bantuan ganda.

1.KPM Komposit

Warga yang terdaftar sebagai penerima BPNT sekaligus PKH akan menerima dana dobel.

Selain BPNT sebesar Rp600.000, mereka juga mendapatkan dana PKH sesuai komponen keluarga (lansia, anak sekolah, atau balita), ditambah bantuan beras sebanyak 40 kilogram.

2.Rapelan 2025

Bagi KPM yang bantuan Tahap 4 tahun 2024-nya belum sempat cair namun sudah berstatus Standing Instruction (SI), maka dana tersebut akan dirapel sekaligus dengan pencairan Tahap 1 tahun 2026.

Terkait bank penyalur, pola pencairan biasanya dilakukan secara bergilir antar Bank Himpunan Milik Negara (Himbara).

Jika pada periode sebelumnya Bank BSI menjadi yang tercepat, untuk awal tahun 2026 ini, Bank BRI diprediksi akan menjadi lembaga keuangan pertama yang menyalurkan dana ke rekening KPM.

Kendati demikian, KPM pengguna Bank BNI, Mandiri, dan BSI diimbau tetap tenang karena selisih waktu pencairan antar bank biasanya hanya berkisar satu hingga dua hari kerja.

Masyarakat diminta untuk mengecek saldo secara berkala melalui mesin ATM atau agen bank terdekat mulai besok.

 

 

Editor : Prihadi Zoldic
#KPM #PKH-BPNT #2026 #tahap 1 #Bansos #cair #Percepatan