Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sambil Tunggu PKH dan BPNT 2026 Cair, KPM Bisa Nikmati 3 Bansos Ini, Nominalnya hingga Rp 1,8 Juta

Geumerie Ayu • Jumat, 23 Januari 2026 | 06:30 WIB

Statusnya muncul di siks-ng, pencairan bansos bpnt tahap 1 2026 bakal rapel 3 bulan sekaligus, kpm terima rp 600 ribu.
Statusnya muncul di siks-ng, pencairan bansos bpnt tahap 1 2026 bakal rapel 3 bulan sekaligus, kpm terima rp 600 ribu.
LombokPost – Berbagai lini kementerian memastikan roda bantuan tetap berputar dengan mencairkan tiga jenis bantuan sosial (bansos) sekaligus sepanjang Januari 2026.

Dilansir dari kanal Info Bansos, langkah ini diambil agar masyarakat rentan tetap mendapatkan bantalan ekonomi sementara Kementerian Sosial (Kemensos) menuntaskan validasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Berikut adalah tiga bantuan yang sudah mulai mengalir dan bisa dinikmati oleh para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) saat ini:

  1. Bantuan Pendidikan PIP

Pemerintah sedang mempercepat pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) termin tiga susulan. Bantuan ini ditujukan bagi siswa yang datanya baru terlengkap atau usulan baru dari aspirasi dan Dinas Pendidikan.

Menariknya, di tahun 2026 ini, cakupan PIP semakin luas dengan rincian nominal sebagai berikut:

SMA/SMK Sederajat: Rp 1.800.000 per tahun.

SMP Sederajat: Rp 750.000 per tahun.

SD Sederajat: Rp 450.000 per tahun.

TK/PAUD (Kategori Baru): Rp 450.000 per tahun.

Batas akhir aktivasi rekening untuk termin ini adalah 31 Januari 2026. Segera cek status anak Anda melalui laman pip.kemdikbud.go.id.

  1. Aktivasi Layanan PBI JKN (Bantuan Kesehatan)

Bansos kedua yang sudah aktif dan bisa dimanfaatkan adalah Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JKN).

Baca Juga: Update Bansos 20 Januari 2026: Percepatan PKH-BPNT Tahap 1, Gebrakan Baru dan Jadwal Pencairan PIP

Berbeda dengan bantuan tunai, manfaat bansos ini berupa iuran kesehatan yang dibayarkan penuh oleh pemerintah.

Per Januari 2026, KPM yang terdaftar bisa langsung memanfaatkan layanan ini untuk pengobatan atau pemeriksaan kesehatan (check-up) secara gratis di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Ini merupakan proteksi penting agar tabungan KPM tidak terkuras untuk biaya medis.

  1. Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Program unggulan yang menyasar pemenuhan gizi ini telah berjalan di berbagai daerah. Bantuan ini tidak berbentuk uang, melainkan asupan nutrisi langsung yang diberikan kepada anggota keluarga dalam kategori tertentu:

1. Ibu hamil dan menyusui.

2. Anak balita, siswa TK, SD, SMP, hingga SMA.

3. Ekspansi Baru: Mulai tahun ini, program MBG juga mulai menyasar lansia dan penyandang disabilitas di wilayah tertentu untuk menjamin ketahanan pangan mereka.

Bagi Anda yang menantikan pencairan BPNT dan PKH, saat ini status di sistem masih dalam tahap verifikasi rekening. Proses ini krusial untuk memastikan tidak ada dana yang "mental" karena ketidaksesuaian data perbankan.

KPM diimbau untuk bersabar dan rutin memantau aplikasi Cek Bansos. Sembari menunggu, pastikan anak sekolah sudah mengambil dana PIP mereka dan manfaatkan layanan kesehatan gratis yang sudah disediakan negara.

Pastikan data Anda tetap berada di Desil rendah dalam DTSEN agar keberlanjutan bantuan di tahap-tahap berikutnya tetap terjaga.

 Baca Juga: Kanwil Kemenkum NTB Harmonisasikan 11 RaperGub, Pastikan Selaras dengan Regulasi Nasional

Editor : Redaksi Lombok Post
#KPM #Januari 2026 #Bansos #PKH dan BPNT 2026 #cair