LombokPost – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan pemutakhiran data terbaru.
Terkait gempa bumi yang mengguncang wilayah Laut Maluku Utara pada Kamis pagi, 2 April 2026.
Berdasarkan informasi yang baru saja diterima, kekuatan gempa kini diperbarui menjadi Magnitudo 7,6.
Peringatan Dini Tsunami untuk MALUT dan SULUT
Berbeda dengan laporan awal, pemutakhiran data ini disertai dengan Peringatan Dini Tsunami untuk wilayah Maluku Utara (MALUT) dan Sulawesi Utara (SULUT).
Masyarakat di daerah pesisir tersebut diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera mengikuti arahan evakuasi dari otoritas setempat.
Baca Juga: Gempa Pacitan Tembus 37 Kali Selama Tujuh Jam, Satu Warga Meninggal, Puluhan Dilarikan ke RS
Perubahan Parameter Gempa
Berdasarkan data pemutakhiran, pusat gempa kini terdeteksi pada kedalaman 62 Km dengan koordinat 1.25 LU dan 126.27 BT.
Informasi ini merupakan perubahan signifikan dari parameter sementara yang sebelumnya mencatat kekuatan sebesar 7,3 SR dengan kedalaman dangkal 18 Km.
Baca Juga: BMKG Tegaskan Gempa Pacitan Megathrust, tapi Aman dari Tsunami
Pada laporan awal, gempa tersebut berpusat di koordinat 1.21 LU dan 126.25 BT (Laut Maluku Utara) dan dinyatakan tidak berpotensi tsunami. Namun, dengan adanya pemutakhiran kekuatan menjadi 7,6, status ancaman kini berubah menjadi waspada tsunami.
Himbauan Keselamatan
Warga diimbau untuk tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Bagi warga yang berada di wilayah peringatan tsunami (MALUT dan SULUT), diharapkan segera menjauhi pantai dan mencari tempat yang lebih tinggi sesuai protokol keselamatan.
Editor : Nurcahaya.NJ