LombokPost - Isu ketahanan pangan nasional mendapatkan angin segar. Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, melakukan inspeksi mendadak sekaligus kunjungan kerja ke Gudang BULOG Sunter, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Hasilnya? Stok beras nasional dipastikan melimpah ruah dan jauh dari kata krisis.
Habiburokhman yang didampingi langsung oleh Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, menyisir setiap sudut gudang untuk memastikan kualitas butiran "emas putih" tersebut.
Anggota dewan dari Fraksi Gerindra ini mengaku terkesan dengan kondisi di lapangan.
"Saya lihat sendiri, gudang-gudang BULOG terisi penuh. Bahkan gudang tambahan pun optimal. Stok kita sekarang tembus 5 juta ton. Ini bukti nyata Indonesia sudah swasembada beras dan kita harus perkuat itu," tegas Habiburokhman dengan nada optimis.
Tak hanya soal jumlah, BULOG kini tampil lebih modern.
Baca Juga: Stok Beras Cadangan Mataram Merosot Tajam ke 3 Ton, DKP Siapkan Skenario Pinjam ke Bulog
Dalam peninjauan tersebut, rombongan melihat langsung kecanggihan mesin Sentra Pengolahan Beras (SPB).
Salah satu andalannya adalah teknologi Rice to Rice yang mampu menyulap kualitas beras menjadi lebih premium, bersih, dan tahan lama sebelum sampai ke tangan masyarakat.
Dirut BULOG Ahmad Rizal Ramdhani menjelaskan, pemanfaatan teknologi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan dalam transformasi BULOG.
Menurutnya, publik tidak perlu khawatir soal kualitas beras bantuan maupun komersial.
“BULOG tidak hanya main di kuantitas stok. Kami menjamin kualitas lewat teknologi Rice to Rice. Ini wujud transparansi dan akuntabilitas kami bahwa cadangan beras pemerintah dalam kondisi aman, berkualitas, dan terkendali,” papar Rizal.
Sinergi antara regulator dan pelaksana ini menjadi sinyal kuat bahwa stabilitas pasokan pangan nasional sedang dalam posisi puncaknya. Dengan pengawasan ketat dari DPR dan kecanggihan sistem pengemasan di gudang, distribusi beras ke masyarakat diharapkan tidak lagi menemui kendala berarti di lapangan.
"Kunjungan ini membuktikan bahwa kita siap menjaga perut rakyat tetap aman," pungkas Habiburokhman sembari mengapresiasi kinerja jajaran manajemen BULOG DKI Jakarta dan Banten.
Editor : Redaksi Lombok Post Online