LombokPost - Berbagai kesepakatan dijalin antara Indonesia dan India saat pemimpin kedua negara berkunjung ke kompleks Candi Prambanan Rabu (8/7).
Salah satunya, restorasi dan konservasi candi yang terletak di perbatasan D.I. Jogjakarta dan Jawa Tengah tersebut.
Sebelum berkeliling, Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Narendra Modi sempat melihat kondisi Candi Prambanan menggunakan helikopter.
Baca Juga: Candi Sukuh yang Struktur dan Bentuknya Mengingatkan Pengunjung dengan Piramida dan Spinx di Mesir
Setibanya di kompleks Candi Prambanan, kedua pemimpin negara disambut delegasi kedua negara. Dari Indonesia ada Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Menteri Luar Negeri Sugiono.
"Candi Prambanan bukan hanya sekadar bangunan sejarah. Dia simbol peradaban besar Nusantara yang menjunjung tinggi ilmu pengetahuan, seni, spiritualitas, dan kemanusiaan," kata Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya.
Prabowo percaya bahwa untuk menjalin hubungan kenegaraan tidak hanya lewat sektor politik dan ekonomi saja.
"Saya menyambut baik kesepakatan konservasi dan restorasi kompleks Candi Prambanan antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik India," ujarnya.
Candi Perwara
Pada kesempatan yang sama, Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi berjanji akan kembali ke Indonesia untuk meresmikan hasil pemugaran kompleks Prambanan sebelum 2029.
Baca Juga: Ternyata Begini Isi Candi Preah Vihear Hingga Kamboja Nekat Perang Melawan Thailand
"Presiden Prabowo membuat saya berjanji bahwa kami akan menyelesaikan pekerjaan ini sebelum 2029 dan saya harus kembali lagi ke Indonesia untuk meresmikan kompleks candi ini setelah restorasi. Di depan Anda semua, saya menegaskan kembali janji tersebut," ujar Modi dalam pidatonya.
Sebelumnya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan, revitalisasi Candi Prambanan yang bekerja sama dengan India akan dilakukan pada candi kecil atau perwara. Sejauh ini, ada 200 candi perwara yang diketahui.
Namun, baru enam candi yang direvitalisasi. "Jadi kami tentu menyambut baik keinginan pihak India untuk mendukung kita merevitalisasi candi-candi Hindu," ungkapnya. (lyn/bry/ttg/JPG/r3)
Editor : Redaksi Lombok Post Online