Dalam acara Met Gala 2025 bertemakan Sleeping Beauties: Reawakening Fashion, Lisa BLACKPINK memperlihatkan tampilan outfit bodysuit berani yang menampilkan kain tipis dan konsep tanpa celana.
Outfit Lisa BLACKPINK dalam acara Met Gala 2025 tersebut ternyata memicu kontroversi yang tak terduga dan banyak dibicarakan orang-orang.
Lisa BLACKPINK terlihat mengenakan outfit bodysuit yang menampilkan kain tipis dan konsep tanpa celana dengan stocking tipis berwarna hitam yang dipadukan dengan gaya yang canggih.
Hal itu membuat Lisa tampil menonjol di karpet merah, menuai pujian dan perhatian dari penggemar global maupun orang dalam industri.
Outfit Lisa BLACKPINK tersebut ternyata dirancang khusus oleh musisi sekaligus Creative Director Pharrell Williams.
Namun pada hari berikutnya, media the Daily Mail melaporkan bahwa bagian bawah pakaianLisa BLACKPINK terlihat seperti menampilkan gambar yang menyerupai ikon hak-hak sipil Rosa Parks.
Hal itu tentu saja menimbulkan kontroversi secara online di berbagai kalangan dengan cepat.Para kritikus fashion berpendapat bahwa pakaian tersebut mungkin tidak sesuai dengan tema acara Superfine:Tailoring Black Style, yang merayakan warisan dan dampak mode orang kulit hitam.
Pihak Louis Vuitton merespon dengan menjelaskan pada The Cut bahwa karya seni cetak tersebut dibuat oleh pelukis Henry Taylor, seseorang yang dikenal karena potretnya terhadap tokoh-tokoh terkemuka dan orang biasa.
Ketika ditanya langsung apakah wajah Rosa Parks digambarkan secara sengaja, brand LV tersebut menjawab, "Henry Taylor sering melukis tokoh terkenal dan individu anonim," - menghindari konfirmasi langsung.
Rosa Parks secara luas dianggap sebagai tokoh simbolis dalam gerakan hak-hak sipil Amerika, paling dikenal karena peran utamanya dalam Boikot Bus Montgomery tahun 1955. (Geumie)
Editor : Siti Aeny Maryam