LombokPost - Denada Tambunan akhirnya bereaksi usai munculnya dugaan kasus penelantaran anak.
Risna Ories selaku perwakilan dari pihak manajemen Denada menyatakan bahwa pihaknya tengah mendalami kasus tersebut bersama tim kuasa hukum mereka.
Tim sedang mempelajari dan menelaah secara cermat yang berkaitan dengan gugatan sebagai bagian dari proses hukum yang harus dihormati bersama.
“Kami sedang mempelajari dan menelaah secara cermat yang berkaitan dengan gugatan sebagai bagian dari proses hukum yang harus dihormati bersama,” kata Risna saat dihubungi melalui pesan singkat, Senin (12/1).
Karena itu, pihaknya meminta kepada publik untuk memberikan ruang privasi kepada Denada.
Mengingat permasalahan tersebut juga menyeret nama keluarga besar mendiang penyanyi senior Emilia Contesa yang merupakan ibu kandung Denada.
“Sebenarnya ini adalah ranah keluarga karena biar bagaimana pun juga semua keluarga memiliki privasi, setiap keluarga punya cerita,” ujar Risna.
Apalagi, Risna tak menampik jika perkara tersebut berdampak pada kondisi psikis sang penyanyi.
“Situasi ini tentu bukan hal yang mudah bagi Denada,” jelas dia.
Sebelumnya, Denada digugat oleh Ressa Rizky Rossano yang mengaku sebagai anaknya.
Dalam perkara yang tengah ditangani Pengadilan Negeri Bayuwangi itu Ressa menuntut ganti rugi materiil Rp 7 miliar. (shf/len/JPG/r3)
Editor : Kimda Farida