Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pemerintah Ajak Masyarakat Berinvestasi Aman di SBN Ritel

Yuyun Kutari • Jumat, 2 Februari 2024 | 10:31 WIB
Direktur SUN DJPPR Kemenkeu Deni Ridwan saat memberikan pemahaman tentang peluang dan manfaat berinvestasi di SBN Ritel, sebelum menyaksikan film Gampang Cuan, di Cinema XXI LEM, Mataram, Kamis (1/2)
Direktur SUN DJPPR Kemenkeu Deni Ridwan saat memberikan pemahaman tentang peluang dan manfaat berinvestasi di SBN Ritel, sebelum menyaksikan film Gampang Cuan, di Cinema XXI LEM, Mataram, Kamis (1/2)

LombokPost-Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI menghadirkan wawasan baru dalam dunia investasi, bagi masyarakat NTB.

Direktur Surat Utang Negara (SUN) DJPPR Kemenkeu Deni Ridwan mengatakan, untuk kegiatan pemasaran sekaligus edukasi ORI025T3 dan ORI025T6 yang memberikan perspektif mendalam tentang peluang investasi bagi masyarakat, pihaknya menggelar dua acara menarik di Universitas Mataram (Unram) dan Lombok Epicentrum Mall (LEM) di Mataram, Kamis (1/2).

“Di Unram, kami menggelar kuliah umum terbuka di Fakultas Ekonomi dan Bisnis bertemakan Investasi Surat Berharga Negara (SBN) Ritel, Cuan?,” jelasnya.

Tujuannya, meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat khususnya mahasiswa, dosen, dan para akademisi tentang peluang dan manfaat berinvestasi dalam SBN Ritel.

Sementara itu, di Cinema XII LEM, Kemenkeu RI menggelar sinemORI XXV menyajikan kombinasi unik antara hiburan dan edukasi dengan pemutaran nonton bareng Film Gampang Cuan dan Bedah Investasi ORI. Di acara tersebut, Chandra A.S. Wibowo selaku kepala Subdirektorat Pengembangan dan Pendalaman Pasar SUN, dan Rahabi Mandra selaku sutradara film Gampang Cuan, berbagi wawasan tentang investasi ORI.

Inti dari kegiatan tersebut memberikan informasi terkait ORI025T3 dan ORI025T6. Ini merupakan instrumen investasi yang aman, dijamin negara, dan dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk memenuhi janji dan harapan di masa depan.

“Baik ORI025T3 dan ORI025T6, adalah bagian dari komitmen pemerintah untuk menawarkan pilihan investasi yang berkontribusi pada kesejahteraan individu dan nasional,” kata Deni.

ORI025 merupakan SUN ritel pertama yang ditawarkan kepada masyarakat di tahun 2024 dari total tiga seri SUN ritel yang direncanakan untuk diterbitkan sepanjang tahun ini. Adapun rincian pokok-pokok Ketentuan dan Persyaratan ORI025; masa penawaran pembukaan telah dimulai dari tanggal 29 Januari pukul 09.00 WIB hingga penutupan di tanggal 22 Februari pukul 10.00 WIB. “Sangat simple, sangat mudah namun durasinya terbatas,” jelas dia.

Bentuk dan karakteristik obligasi obligasi negara tanpa warkat; dapat diperdagangkan di pasar sekunder, dan hanya antar investor domestik/lokal yang mengacu pada digit ketiga kode Nomor Tunggal Identitas Pemodal.

Tanggal penetapan hasil penjualan di 26 Februari. Tanggal setelmen di 28 Februari. Tanggal jatuh tempo di 15 Februari 2027 untuk ORI025T3, dan 15 Februari 2030 untuk ORI025T6.

“Minimum pemesanan minimal Rp 1 juta, dan maksimum di angka Rp 5 miliar untuk ORI025T3, dan maksimum untuk ORI025T6 sebesar Rp 10 miliar,” terang Deni.

Adapun tingkat bunga untuk ORI025T3 sebesar 6,25 persen, dan ORI025T6 adalah 6,40 persen. Berikutnya, soal Holding Period, satu periode pembayaran kupon dan dapat dipindahbukukan mulai tanggal 16 April. Sementara itu, pembayaran kupon dilakukan setiap tanggal 15 setiap bulan, dan pembayaran kupon pertama kali dimulai tangga 15 April.

Deni menjelaskan, bagi masyarakat yang berminat untuk berinvestasi di ORI025 saat ini sudah dapat melakukan registrasi, dengan cara menghubungi 27 Mitra Distribusi, yang telah ditetapkan melayani pemesanan pembelian secara langsung melalui sistem elektronik. (yun)

Editor : Kimda Farida
#investasi #Kemenkeu #SBN Ritel