LombokPost - Antusiasme tinggi menyelimuti Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, saat tim sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat.
Ratusan warga hadir dengan harapan besar akan perbaikan gizi dan penurunan angka stunting di wilayah yang terkenal dengan keindahan alamnya ini.
Sosialisasi yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Sembalun ini dihadiri oleh anggota Komisi IX DPR RI Muazzim Akbar, Sekretaris Deputi Promosi dan Kerjasama Badan Gizi Nasional (BGN) Lalu Muhammad Iwan Mahardan, serta Camat Aikmel Misri.
Baca Juga: Wujudkan Indonesia Emas 2045, DPR dan BGN Gelar Sosialisasi MBG di Wanasaba Lombok Timur
Kehadiran para pemangku kepentingan ini semakin memperkuat komitmen pemerintah dalam merealisasikan program strategis nasional di tingkat daerah.
Anggota Komisi IX DPR RI Muazzim Akbar dalam sambutannya menekankan krusialnya kolaborasi lintas sektor untuk mensukseskan MBG.
Ia mengajak pemerintah daerah, masyarakat, hingga pihak swasta untuk turut berpartisipasi aktif. "Pembangunan Sentra Pangan Program Gizi (SPPG) memerlukan investasi yang signifikan.
Baca Juga: Pemenuhan Gizi Siswa Jadi Solusi Mencegah Stunting di Lombok Utara
Sinergi antara negara dan pihak swasta sangat dibutuhkan agar program ini tidak sekadar menjadi wacana," tegas Muazzim.
Lebih lanjut, Muazzim Akbar menyampaikan kabar baik mengenai pembentukan Koperasi Desa Merah Putih yang akan didukung dengan dana sebesar Rp5 miliar per koperasi.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat ekonomi masyarakat dengan menyediakan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Tak hanya itu, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) juga mendapatkan perhatian khusus.
Baca Juga: Tekan Kasus Stunting, DP3AKB Lotim Libatkan Perusahaan Lokal Jadi Orang Tua Asuh
Sesuai instruksi Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDTT), BUMDes di seluruh Indonesia, termasuk di Sembalun, diminta untuk mengalokasikan 20 persen dari anggaran mereka guna mendukung operasional Program MBG.
"Provinsi Nusa Tenggara Barat saat ini telah memiliki 30 SPPG, dengan rincian 24 unit tersebar di Pulau Lombok dan 6 unit di Pulau Sumbawa. Kabupaten Lombok Timur sendiri telah berkontribusi dengan 5 unit SPPG yang saat ini aktif beroperasi," ungkap Muazzim, memberikan gambaran progres implementasi program di tingkat provinsi.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan pemahaman masyarakat akan urgensi MBG semakin meningkat, sehingga partisipasi aktif dalam upaya kolektif membangun generasi Indonesia yang lebih sehat, cerdas, dan kuat dapat terwujud.
Sekretaris Deputi Prokerma BGN, Lalu Muhammad Iwan, membuka langsung acara sosialisasi dan menegaskan bahwa MBG adalah wujud nyata komitmen pemerintah dalam menjamin hak anak atas gizi yang layak.
Ia memaparkan visi dan misi BGN dalam mendukung tercapainya target Indonesia Emas 2045, seraya menyoroti angka stunting nasional yang masih berada di angka 21,23 persen.
Baca Juga: Tingkatkan Peran Posyandu, Pemkab KLU Fokus Stunting dan Yankes
"Masalah stunting bukan hanya persoalan kesehatan semata, melainkan menyangkut masa depan bangsa. Pemerataan akses terhadap makanan bergizi adalah kunci utama untuk mengatasi permasalahan ini," tegasnya.
Dalam sesi interaktif, masyarakat mendapatkan informasi detail mengenai mekanisme pendirian SPPG, mulai dari persyaratan lahan, bangunan, kelengkapan peralatan, sumber daya manusia, hingga kriteria penerima manfaat program.
Lalu Muhammad Iwan juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang mungkin memanfaatkan program ini.
Informasi resmi terkait MBG dan pendaftaran SPPG dapat diakses melalui situs resmi mitra.bgn.go.id.
Camat Sembalun, Misri, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi MBG di wilayahnya.
Ia menegaskan dukungan penuh dari pemerintah kecamatan terhadap program ini dan berharap SPPG dapat segera beroperasi secara maksimal di Sembalun.
Baca Juga: Tekan Kasus Stunting, DP3AKB Lotim Libatkan Perusahaan Lokal Jadi Orang Tua Asuh
"Satu unit SPPG telah berdiri di wilayah kami, tepat di seberang kantor camat, dan akan segera difungsikan. Kami sangat berharap ini dapat menjadi solusi nyata dalam pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak," pungkas Misri dengan optimisme.
Dukungan kuat dari pemerintah daerah dan antusiasme masyarakat Sembalun menjadi modal berharga dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis di wilayah tersebut. (nur)
Editor : Siti Aeny Maryam