LombokPost - Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki yang ada di Larantuka, NTT kondisinya terakhir hingga pagi ini memang untuk letusan tidak signifikan.
Letusan terakhir yang dilihat dari website Magma ESDM PVMBG memang terjadi letusan besar hingga Rabu (18/6).
Untuk kondisi terakhir saat ini sebaran debu vulkanik yang ada di wilayah NTT, NTB, dan Bali secara umum sudah berkurang.
Baca Juga: Cek Sekarang! Maskapai Anda Terdampak Letusan Gunung Lewotobi di BIZAM?
”Kita melihatnya berdasarkan hasil paper tes yang dilakukan pihak bandara pagi ini Kamis (19/6) hasilnya negatif,” kata Kepala BMKG ZAM Praya Lombok Satria Topan Primadi pada Lombok Post, Kamis (19/6).
Ia pun menjelaskan kalau lihat sebaran debu vulkanik yang jatuh sampai permukaan wilayah Lombok tidak ada alias nihil. Begitu juga di bandara Sumbawa dan Bima.
Sebaran debu vulkanik yang masih ada di sekitar udara khususnya diatas wilayah NTB saat ini juga sudah berkurang dan hampir tidak ada.
Memang untuk waspada memang selalu dilakukan khususnya untuk di penerbangan. Dikarenakan keamanan penerbangan memang cukup ketat.
Ketika memang ada sedikit saja sebaran debu vulkanik terdeteksi itu maskapai mungkin akan melakukan pembatalan penerbangan.
Khususnya untuk area yang dilintasi pesawat terbang yang ada sebaran debu vulkanik.
Baca Juga: Rentetan Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Catatan Aktivitas Lima Tahun Terakhir (2020-2025)
”Cuma untuk kondisi terakhir, hingga saat ini sebaran debu vulkanik, hasil data terakhir sudah tidak terlihat dan memang untuk penerbangan atau maskapai yang melintasi wilayah NTB masih melakukan penerbangan,” tambahnya.
Begitu juga untuk bandara Lombok, Bima, dan Sumbawa data terakhir tidak ada pembatalan dan semua jadwal penerbangan masih sesuai jadwal. Bandara sendiri semua statusnya masih buka.
Jadi memang, regulasinya ketika terdekteksi sebaran debu vulkanik di atas wilayah NTB maka maskapai yang melakukan pembatalan.
Sementara untuk bandara sendiri pada saat dilakukan paper tes dan sebaran debu vulkanik tidak jatuh di permukaan maka status bandara masih buka.
Bandara bisa ditutup pada saat kondisinya melakukan paper tes dan terdapat sebaran debu vulkanik yang jatuh ke permukaan bandara, maka bandara bisa tutup.
Sebaran letusan sudah tidak signifikan dan sebaran debu vulkanik sudah tidak banyak. Jadi untuk bandara baik di Lombok, Bima, dan Sumbawa masih kondusif dan lancar.
”Untuk maskapai masih melakukan penerbangan. Update akan terus dilakukan untuk melihat kondisi dan statusnya,” kata dia.
Editor : Kimda Farida