Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Wakil Ketua DPD RI Apresiasi Langkah BRIDA NTB Dorong Desa Berdaya Lewat Inovasi Kurma dan Sancha Inchi

Rosmayanthi • Sabtu, 30 Agustus 2025 | 20:09 WIB

Wakil Ketua DPD RI apresiasi langkah Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dorong Desa Berdaya melalui inovasi kurma dan sancha inchi.
Wakil Ketua DPD RI apresiasi langkah Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dorong Desa Berdaya melalui inovasi kurma dan sancha inchi.
LombokPost - Wakil Ketua DPD RI apresiasi langkah Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dorong Desa Berdaya melalui inovasi kurma dan sancha inchi.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung saat melakukan kunjungan kerja ke lokasi inovasi unggulan Kurma dan Sacha Inchi di Kabupaten Lombok Utara Sabtu (30/8).

Hadir pula dalam rombongan anggota DPD RI termasuk Evi Apita Maya (Dapil NTB) dan sejumlah Anggota DPD RI dari Dapil luar NTB.

Mewakili Gubernur NTB, Kepala BRIDA NTB, I Gede Putu Aryadi, S.Sos., MH, bersama Tim Pokja ekonomi dan pembangunan BRIDA NTB turut mendampingi Wakil Ketua DPD RI beserta rombongan saat meninjau kebun kurma dan sacha inchi di Kabupaten Lombok Utara.

Program pengembangan kurma telah diinisiasi sejak 2016 dan pada tahun 2020 mulai digagas komunitas kurma berbasis riset bersama berbagai organisasi.

Inovasi ini diperkuat dengan riset tanah dan sistem budidaya yang memungkinkan kurma tumbuh di wilayah Lombok Utara.

Selain kurma, komoditas unggulan lainnya adalah Sancha Inchi, tanaman dengan kandungan omega 3, 6, dan 9, yang memiliki masa produksi hingga 25 tahun. Sancha Inchi di lokasi ini diproyeksikan akan memasuki masa panen pertama pada bulan Juli mendatang.

Dari sisi ekonomi, Sancha Inchi dinilai memiliki potensi besar dengan kebutuhan pembiayaan yang relatif terjangkau, yaitu sekitar Rp25 juta per hektar. Komoditas ini dapat menjadi sumber pendapatan jangka panjang bagi masyarakat, sekaligus solusi bagi petani di lahan kering.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap program ini.

“Program ini sangat luar biasa. Kurma yang selama ini kita kenal hanya tumbuh di tanah Arab, kini bisa dikembangkan di Lombok Utara. Saya akan mempelajari proposal yang telah disampaikan, dan mendukung penuh agar program ini menjadi pilot project strategis untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Saya juga berharap inovasi ini dapat diperluas ke daerah lain sebagai contoh keberhasilan NTB," ucap Tamsil Linrung.

Sementara itu, Kepala BRIDA NTB, I Gede Putu Aryadi, menegaskan bahwa pengembangan Kurma dan Sancha Inchi sangat relevan dengan program Pemerintah Provinsi NTB dalam menekan angka kemiskinan ekstrem.

“Pemprov NTB memiliki program Desa Berdaya yang menargetkan 113 desa dengan kategori miskin ekstrem, termasuk daerah ini. Petani di lahan kering harus diberdayakan. Kehadiran kurma dan Sancha Inchi adalah anugerah yang bisa menggerakkan ekonomi masyarakat. Tahun ini, fokus kami adalah transfer knowledge untuk memperbanyak bibit melalui teknologi kultur jaringan, sehingga pengembangannya bisa lebih luas dan berkelanjutan. Dengan kandungan gizi yang tinggi, Sancha Inchi juga berpotensi mendukung visi NTB Makmur dan Mendunia," jelas Aryadi.

Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap program pengembangan potensi kurma dan kacang sacha inchi di Lombok Utara.
Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap program pengembangan potensi kurma dan kacang sacha inchi di Lombok Utara.

Kunjungan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga riset, dan pemerintah pusat untuk menghadirkan inovasi yang bukan hanya berdampak pada ketahanan pangan, tetapi juga pada peningkatan ekonomi masyarakat.

Dukungan dari DPD RI diharapkan semakin memperkuat langkah NTB menjadi pusat inovasi pertanian berkelanjutan di Indonesia.

Editor : Siti Aeny Maryam
#kurma #potensi #desa berdaya #Lahan #BRIDA #NTB #Lombok Utara