LombokPost--Momentum Hari Kekayaan Intelektual (KI) Sedunia 2026 dimanfaatkan Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) NTB untuk memperluas edukasi hingga ke sektor olahraga.
Bertempat di Aula Kanwil Kemenkum NTB, kegiatan bertema “IP and Sport: Kekuatan KI di Dunia Olahraga” digelar, Senin (27/4).
Sekitar 80 peserta dari kalangan atlet, akademisi, mahasiswa, hingga pengurus cabang olahraga mengikuti kegiatan ini.
Fokus utamanya adalah meningkatkan pemahaman tentang pentingnya perlindungan kekayaan intelektual dalam mendukung perkembangan olahraga dan ekonomi kreatif.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkum NTB, I Gusti Putu Milawati, menegaskan bahwa NTB memiliki potensi besar di sektor sport tourism yang perlu diperkuat dengan perlindungan KI.
“NTB punya peluang besar dalam pengembangan olahraga, khususnya sport tourism. Ini harus didukung dengan strategi perlindungan KI agar setiap inovasi dan identitas lokal memberi nilai tambah ekonomi,” ujarnya.
Ia juga memastikan komitmen jajarannya untuk terus memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat dalam proses pendaftaran KI, guna memberikan kepastian hukum sekaligus manfaat ekonomi bagi pemilik karya.
Sebelumnya, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum NTB, Anna Ernita, dalam laporannya menekankan pentingnya kesadaran hukum atas kreativitas dan inovasi di bidang olahraga yang kini semakin berkembang.
Dalam sesi materi, Kepala Bidang Olahraga Dispora Kota Mataram, Heri Fajariatno, menyoroti peran strategis generasi muda dalam industri olahraga.
Menurutnya, pemuda tidak hanya sebagai pelaku, tetapi juga sebagai kolaborator dan distributor dalam ekosistem sport tourism.
Sementara itu, Analis KI Ahli Pertama, I Nyoman Sanistrya Utaya, mengupas lebih dalam terkait perlindungan KI di dunia olahraga. Ia menjelaskan bahwa aspek seperti merek tim, personal branding atlet, hingga hak siar pertandingan memiliki nilai ekonomi tinggi dan perlu dilindungi secara hukum.
Kegiatan yang dipandu oleh Analis KI Imel Fega Putri ini ditutup dengan diskusi interaktif yang menunjukkan tingginya antusiasme peserta terhadap implementasi KI di sektor olahraga.
Baca Juga: Polisi Diminta Perkuat Rangkaian TPPU, Jaksa Kembalikan Berkas Perkara AKBP Didik
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya kekayaan intelektual semakin meningkat, sehingga sektor olahraga di NTB tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan.
Editor : Kimda Farida