Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Wagub NTB Umi Dinda: Pemerintah Tetap Tindaklanjuti Aspirasi Masyarakat

Redaksi • Kamis, 30 April 2026 | 10:40 WIB
AUDIENSI: Wagub NTB Indah Dhamayanti Putri didampingi sejumlah kepala OPD saat audiensi dengan mahasiswa di Kantor Gubernur NTB, Rabu (29/4). (DISKOMINFOTIK NTB/LOMBOK POST)
AUDIENSI: Wagub NTB Indah Dhamayanti Putri didampingi sejumlah kepala OPD saat audiensi dengan mahasiswa di Kantor Gubernur NTB, Rabu (29/4). (DISKOMINFOTIK NTB/LOMBOK POST)

LombokPost - Wakil Gubernur (Wagub) NTB Indah Dhamayanti Putri menegaskan bahwa pemerintah terbuka terhadap seluruh aspirasi masyarakat. Namun tetap menekankan pentingnya fokus agar setiap persoalan dapat ditangani secara efektif.

“Aspirasi itu penting, tetapi harus fokus. Kalau jelas titik persoalannya, maka penanganannya juga bisa lebih cepat dan tepat,” tegas Wagub Umi Dinda saat menerima audiensi Ikatan Mahasiswa Bima (IMBI) di Kantor Gubernur NTB, Rabu (29/4).

Menurut Wagub Umi Dinda, pemerintah tidak menutup ruang dialog. Namun dalam praktiknya, setiap kebijakan harus disusun berdasarkan skala prioritas, terutama di tengah keterbatasan anggaran daerah.

Baca Juga: Wagub Dinda Pimpin Aksi Bersih Pantai di HUT Satpol PP ke-76

Sementara itu, dalam audiensi tersebut, perwakilan mahasiswa menyampaikan dua persoalan utama yang dirasakan masyarakat. Yakni kondisi jalan di wilayah Sumbawa, Bima, dan Dompu yang belum optimal. Serta masih adanya wilayah yang mengalami blank spot atau sinyal lemah.

Menanggapi hal ini, Wagub Umi Dinda menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam. Penanganan dilakukan secara bertahap dengan mendahulukan titik-titik yang berdampak langsung terhadap keselamatan dan aktivitas masyarakat.

“Tidak semua bisa diselesaikan sekaligus, tetapi kita pastikan yang paling mendesak ditangani terlebih dahulu,” ujarnya.

Baca Juga: Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Kasat Pol PP NTB Dampingi Wagub dalam Pembinaan KPH di Bima

Wagub Umi Dinda kembali menegaskan bahwa aspirasi masyarakat merupakan bagian penting dalam proses pembangunan, namun harus disampaikan secara terarah agar dapat ditindaklanjuti secara konkret.

“Kami ingin setiap aspirasi benar-benar menghasilkan solusi. Karena itu, fokus menjadi kunci agar pemerintah bisa bergerak lebih cepat dan tepat,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik NTB Ahsanul Khalik, menjelaskan bahwa pemerataan jaringan internet masih menghadapi tantangan serius, terutama di wilayah perbukitan dan terpencil.

Baca Juga: Wagub NTB Perkuat Persatuan Lintas Komunitas, Perkuat Sinergi Menuju NTB Makmur Mendunia

Beberapa kecamatan seperti Lambitu, Wera, Monta, Langgudu, Ambalawi, dan Sape masih mengalami keterbatasan akses jaringan.

“Kendala utama ada pada kondisi geografis serta pertimbangan bisnis operator. Tidak semua wilayah dianggap layak secara investasi oleh provider,” jelasnya.

Meski demikian, Pemprov NTB terus melakukan berbagai upaya. Termasuk mengusulkan pembangunan BTS ke pemerintah pusat melalui program BAKTI serta memperkuat koordinasi dengan operator telekomunikasi.

“Tahun ini kami sudah dua kali menyampaikan usulan wilayah blank spot agar menjadi prioritas nasional. Selain itu, kami juga menyiapkan dukungan di daerah, seperti lahan dan perizinan, agar investasi bisa masuk,” tambahnya.

Lebih lanjut di sektor infrastruktur jalan, Kepala Dinas PUPR NTB Lalu Kusuma Wijaya, memastikan bahwa sejumlah ruas prioritas di wilayah Bima dan sekitarnya akan mulai ditangani dalam waktu dekat.

“Penanganan akan dimulai Mei, termasuk ruas Karumbu - Sape, Tawali - Sape, dan beberapa titik lain yang mengalami kerusakan,” ujarnya.

Kusuma menambahkan, fokus penanganan saat ini diarahkan pada ruas yang memiliki tingkat kerusakan tinggi dan berisiko bagi pengguna jalan. (lil/diskominfotikntb)

Editor : Redaksi Lombok Post Online
#skala prioritas #ruang dialog #wagub #aspirasi masyarakat #NTB