LombokPost – DPD Perempuan Indonesia Maju (PIM) NTB segera menindak lanjuti hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PIM II yang berlangsung di Jakarta pada 7 Mei 2026 lalu.
Ketua DPD PIM NTB Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi mengatakan akan menjalankan sejumlah program yang dihasilkan pada Rakernas PIM II.
Di antaranya menyangkut ketahanan ekonomi keluarga, sosial budaya, lingkungan hidup, dan kehutanan. Termasuk menyangkut bidang pendidikan dan tranformasi digital.
Ketua Umum PIM Lana T Koentjoro mengatakan perempuan Indonesia saat ini merupakan mitra strategis negara dalam menentukan arah kemajuan Indonesia.
Baca Juga: BPOM Tindak 11 Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya dan Bahan Dilarang, Ini Daftarnya!
Terkait itu, dia mendorong agar perempuan Indonesia semakin kuat, berdaya, mandiri, sekaligus mampu menghasilkan solusi di tengah masyarakat.
"Karena itu, forum ini diarahkan untuk menghasilkan rekomendasi strategis yang dapat menjadi masukan konstruktif bagi pemerintah dalam menjawab berbagai persoalan nasional,” kata Lana T Koentjoro dalam acara Forum Nasional Perempuan Indonesia yang bertajuk Menjaga Ketahanan Bangsa.
Dia mengapresiasi kegiatan Forum Nasional Perempuan Indonesia Maju sebagai media mempersatukan kekuatan perempuan dalam menghadapi tantangan bangsa.
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Perempuan Indonesia Maju bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Kehutanan, Kementerian Sosial, Kementerian Kebudayaan, Kementerian Pertahanan, Bank Indonesia, OJK, pihak swasta, serta dukungan organisasi perempuan seperti Kowani dan PIMTI.
"Ini menunjukkan bahwa perempuan Indonesia memiliki kekuatan besar jika bergerak bersama,” paparnya.
Sementara itu, Baiq Diyah Ratu Ganefi menegaskan komitmennya untuk menindak lanjuti hasil Rakernas PIM tersebut.
Beberapa program yang menjadi fokus gerakannya adalah menyangkut stunting, kekerasan terhadap perempuan dan anak, program pemberdayaan perempuan, dan lainnya.
"Hasil Rakernas PIM II itu nanti akan disesuaikan dengan kondisi Masing-masing daerah. Kalau di NTB ini kita fokus membantu pemerintah Provinsi NTB dalam mengentaskan stunting termasuk program pemberdayaan perempuan melalui penguatan ekonomi keluarga," jelasnya, Minggu (10/5).
Baca Juga: Kemenangan Sprint MotoGP Prancis 2026 Buktikan Mental Juara Jorge Martin Belum Hilang
Pihaknya akan bebrkolaborasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk menjalankan program tersebut.
Dia optimis gerakan tersebut akan berjalan dengan baik terlebih dengan dukungan sumber daya manusia yang dimiliki PIM NTB.
Mantan Senator DPD RI dua periode itu mengatakan, jajaran pengurus maupun anggota PIM NTB diisi sejumlah tokoh perempuan tangguh di bidangnya masing-masing. Ada pengusaha, politisi, akademisi, dokter, dan kelompok melenial.
Baca Juga: Pecinta Drakor Merapat! Ini 7 Drama Korea Terbaru yang Siap Tayang Mei 2026
Editor : Akbar Sirinawa