LombokPost - Masa depan ekonomi Nusa Tenggara Barat (NTB) berada di tangan generasi muda yang adaptif terhadap teknologi.
Menyadari potensi tersebut, Gubernur NTB, H. Lalu Muhamad Iqbal, menaruh harapan besar agar Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) NTB mampu menjadi jembatan bagi pengusaha lokal untuk "naik kelas".
Dalam arahannya, Gubernur Iqbal mendorong HIPMI memiliki misi strategis dalam meningkatkan serapan Kredit Usaha Rakyat (KUR), khususnya melalui Bank NTB Syariah.
Baca Juga: Hipmi NTB Dorong Produk Masuk Pasar Global
Langkah ini dinilai krusial untuk memperkuat modal usaha bagi para pelaku bisnis pemula di Bumi Gora.
Dengan membuka wirausaha, HIPMI bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui kreativitas generasi muda
"Kita ingin usaha lokal naik kelas. Anak-anak muda harus berkontribusi nyata dalam membangun daerah," ungkap Lalu Iqbal.
Baca Juga: HIPMI NTB Minta Program PEN Utamakan Pelaku UMKM
Menanggapi tantangan tersebut, Ketua Umum BPD HIPMI NTB, Ismed Maulana, menegaskan bahwa semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda, terutama Gen Z, justru semakin membara di tengah dinamika ekonomi saat ini.
Menurutnya, era digital memberikan peluang yang belum pernah ada sebelumnya.
"Saat ini, Gen Z memiliki feel yang sangat kuat untuk menjadi pengusaha. Mereka sangat mahir memainkan teknologi dan digitalisasi. Ini sebenarnya era yang sangat bagus bagi anak muda untuk terjun ke dunia bisnis," ujar Ismed.
Baca Juga: HIPMI Kota Mataram: Pengusaha Bayar THR Pekerja Sesuai Kesepakatan
Ismed menambahkan, HIPMI NTB berkomitmen untuk terus membekali para anggotanya dengan literasi bisnis yang mumpuni.
"Kami di HIPMI mendorong knowledge sebanyak mungkin. Kami ingin mereka tidak hanya sekadar punya usaha, tapi juga punya pemahaman mendalam tentang bagaimana mengelola dan mengembangkan bisnis di era modern ini," tambahnya.
Sinergi antara dukungan akses pembiayaan dari pemerintah dan penguasaan teknologi oleh para pengusaha muda diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru serta memperkokoh struktur ekonomi NTB menghadapi tantangan global ke depan.
Editor : Redaksi Lombok Post Online