Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pemprov NTB Raih Penghargaan dari Kemendagri Terbaik I Kategori Creative Financing di Apresiasi Daerah Berprestasi 2026

Yuyun Kutari • Rabu, 20 Mei 2026 | 13:31 WIB
BANGGA: Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal (dua dari kanan) saat menerima penghargaan Terbaik I tingkat provinsi kategori Creative Financing, dalam Apresiasi Daerah Berprestasi Tahun 2026, yang diserahkan Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, di Senggigi, Lombok Barat, Selasa (19/5). (BIRO UMUM DAN ADPIM SETDA NTB FOR LOMBOK POST)
BANGGA: Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal (dua dari kanan) saat menerima penghargaan Terbaik I tingkat provinsi Regional Nusa Tenggara dan Maluku kategori Creative Financing, dalam Apresiasi Daerah Berprestasi Tahun 2026, yang diserahkan Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, di Senggigi, Lombok Barat, Selasa (19/5). (BIRO UMUM DAN ADPIM SETDA NTB FOR LOMBOK POST)

 

LombokPost-Pemprov NTB meraih penghargaan terbaik I tingkat provinsi Regional Nusa Tenggara dan Maluku, kategori Creative Financing dalam Apresiasi Daerah Berprestasi Tahun 2026 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). 

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda kepada Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal di Ballroom Hotel Merumatta, Senggigi, Lombok Barat, tadi malam (19/5). 

Selain berhak mendapatkan piala penghargaan, Pemprov NTB juga diberikan hadiah berupa insentif fiskal sebesar Rp 3 miliar. 

Baca Juga: Kemendagri Ingatkan RKPD NTB 2027 Jangan Sekadar Dokumen Rutin, tapi Instrumen Operasional Pembangunan

Gubernur Iqbal menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan yang diberikan Kemendagri kepada Pemprov NTB. Terlebih, prestasi ini diraih di tengah kondisi keuangan daerah yang sedang terbatas. 

“Kita menyampaikan apresiasi, bahwa di tengah fiskal yang terbatas, kita mendapatkan insentif dari pusat,” terangnya. 

Sebagai informasi, kategori Creative Financing menilai kemampuan pemerintah daerah, dalam mengoptimalkan sumber daya serta menciptakan inovasi pembiayaan pembangunan. 

Aspek penilaian meliputi inovasi pajak dan retribusi daerah, pengelolaan BUMD, hingga pemanfaatan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR), untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, penilaian juga mencakup efektivitas pengelolaan barang milik daerah dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), serta kemampuan menjalin kerja sama dengan badan usaha.

Baca Juga: Direktorat Jenderal Pajak Relaksasi Denda Pajak Badan, Batas Akhir 31 Mei 2026

Nantinya, anggaran tersebut akan ditransfer sebagai hibah pemerintah pusat ke pemerintah daerah. Adapun berkaitan dengan pemanfaatannya, Gubernur menjelaskan itu akan disesuaikan dengan kebutuhan dan prioritas daerah dan digabungkan dalam postur APBD Tahun 2026 secara keseluruhan.

“Nanti kita lihat kebutuhannya apa yang paling mendesak untuk itu,” katanya.

Menariknya, saat ditanya mengenai strategi dan inovasi ke depan, agar Pemprov NTB bisa mempertahankan prestasi tersebut, Gubernur Iqbal menegaskan bahwa orientasi utama birokrasi di bawah kepemimpinannya bukanlah semata-mata mengejar penghargaan atau hadiah. 

Fokus utama pemerintah daerah, tetap pada upaya membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bumi Gora. Prestasi yang diraih saat ini merupakan bonus dari kerja keras seluruh jajaran di lingkup Pemprov NTB. 

“Sebenarnya tidak untuk dapat hadiah sebetulnya, namun ternyata apa yang kita lakukan itu mendapatkan apresiasi. Tapi itu bukan tujuannya. Tujuannya adalah kita membangun daerah,” tegasnya.

Gubernur Iqbal juga menyampaikan terima kasih secara khusus kepada Kemendagri dan Komisi II DPR RI atas kepercayaannya menunjuk NTB sebagai tuan rumah penyelenggaraan Apresiasi Daerah Berprestasi Tahun 2026. 

“Kami sebagai tuan rumah mengucapkan terima kasih tentu saja kepada pak mendagri dan ketua komisi II yang sudah menetapkan, meminta NTB untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan ini,” jelasnya. 

Baca Juga: Pemprov NTB Minta Relaksasi Aturan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Dipercepat

Ia mengaku bangga karena NTB bisa menjadi tuan rumah, bagi ajang yang mampu memberikan dorongan, semangat, serta stimulan bagi pemerintah daerah. 

Gubernur Iqbal berharap kegiatan tersebut dapat memacu motivasi yang lebih besar bagi seluruh pemerintah daerah, karena apresiasi seperti ini sangat berarti. 

Ajang ini menurutnya, dinilai mampu membantu mencarikan jalan keluar, atas berbagai persoalan yang masih dihadapi oleh pemerintah daerah hingga sekarang.

“Mudah-mudahan acara ini akan semakin baik di tahun depan, tentu saja dengan mengakomodir gagasan-gagasan baru,” tandasnya.  

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan ucapan selamat, kepada seluruh kepala daerah yang berhasil meraih penghargaan dalam ajang tersebut.  

Penghargaan diberikan berdasarkan empat kategori utama penilaian, yakni penurunan tingkat pengangguran, penanggulangan kemiskinan dan stunting, pengendalian inflasi, serta creative financing.  

“Datanya sudah jelas dari data BPS ya termasuk data Kemendagri. Jadi tinggal kita mengambil data itu dan kemudian diberikan penghargaan,” jelasnya.

Baca Juga: Awas! Pemda yang Cuek Urusan Medsos Anak Bakal Disentil Mendagri, Tito Karnavian Siapkan Sanksi dan Hadiah dari APBD!

Menurutnya, penghargaan tersebut juga bukan sekadar seremoni, tetapi penghargaan tersebut bertujuan menciptakan iklim kompetitif antarpemerintah daerah di wilayah Nusa Tenggara dan Maluku, guna mempercepat peningkatan kinerja dan inovasi daerah. 

Kemudian, memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang berprestasi, serta mendorong daerah yang belum meraih penghargaan agar bekerja lebih keras dan meningkatkan kinerjanya.

Tito menekankan hadiah berupa insentif fiskal itu, bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan dapat dialokasikan ke berbagai pos anggaran di APBD, termasuk Belanja Tidak Terduga (BTT), dan pastinya harus sesuai kebutuhan daerah.

Editor : Akbar Sirinawa
#tito karnavian #penghargaan #Kemendagri #Lalu Muhamad Iqbal #Pemprov NTB