Langkah ini diwujudkan melalui kunjungan konsultasi terkait penerapan Aplikasi Sistem Informasi Manajemen (SIM) Linmas ke Direktorat Polisi Pamong Praja dan Linmas Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Rombongan yang dipimpin oleh Kepala Bidang Linmas didampingi Kasi Bina Linmas Satpol PP NTB tersebut diterima langsung oleh Kasubdit Pol PP dan Linmas Kemendagri.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Kemendagri menjelaskan bahwa SIM Linmas selama ini beroperasi dengan dukungan pihak ketiga dan dikelola langsung oleh Kemendagri sebagai administrator nasional.
Namun, sejak pertengahan Januari 2026, aplikasi ini sedang menjalani proses perbaikan besar dan pengembangan sistem (upgrade) yang diperkirakan rampung pada Agustus 2026 mendatang.
Langkah optimalisasi ini mendesak dilakukan karena tingginya volume penggunaan aplikasi oleh anggota Satlinmas di seluruh Indonesia, yang mencatatkan hingga 30 ribu laporan setiap harinya.
Baca Juga: Pertahankan Predikat Istimewa, Satpol PP NTB Hadiri Rapat Pemutakhiran IPKKU di Jakarta
Peningkatan kapasitas sistem sangat diperlukan guna menjamin akurasi data, efektivitas pelaporan, serta penguatan pembinaan Satlinmas secara nasional.
Terkait kendala operasional yang terjadi selama masa transisi ini, permasalahan tersebut telah dilaporkan kepada Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri RI.
Pihak Ditjen Bina Adwil pun telah menginstruksikan agar proses perbaikan aplikasi dipercepat dan perkembangan sistemnya terus diinformasikan secara berkala kepada pemerintah daerah.
Melalui konsultasi strategis ini, Satpol PP NTB menegaskan komitmen penuhnya untuk mengawal transformasi digital dalam pelayanan dan pembinaan Satlinmas di daerah.
Upaya ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas perlindungan masyarakat sekaligus mewujudkan tata kelola pemerintahan di NTB yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.
Editor : Siti Aeny Maryam