LombokPost-Gelaran MotoGP Mandalika kembali menjadi salah satu agenda sport tourism paling dinanti di Indonesia, dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober mendatang.
Pemprov NTB menaruh harapan agar jumlah penonton tetap stabil, seperti capaian sebelumnya yang sudah berada pada tingkat kapasitas maksimal.
“Mudah-mudahan sama dengan tahun lalu lah, paling tidak. Karena tahun lalu itu sudah full capacity sebetulnya,” ujar Gubernur Lalu Muhamad Iqbal, Senin (29/6).
Baca Juga: Pedro Acosta Jalani Operasi Pergelangan Tangan, KTM Optimistis Tampil di MotoGP Jerman 2026
Sebagai catatan, penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025 yang berlangsung pada 3–5 Oktober 2025, mencatat capaian signifikan dengan total 140.324 penonton.
Angka tersebut tidak hanya melampaui target yang ditetapkan, namun juga meningkat sekitar 15,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pencapaian ini sekaligus menegaskan tingginya antusiasme masyarakat terhadap event balap motor kelas dunia tersebut di kawasan Mandalika.
Harapan tersebut disampaikan dengan menekankan, fokus utama bukan semata pada peningkatan angka, melainkan pada keberlanjutan kualitas penyelenggaraan dan pengalaman penonton.
“Jadi sebetulnya yang kita harapkan bukan sekadar angkanya, tapi kualitas penonton yang datang,” ujarnya.
Gubernur Iqbal menegaskan arah pengembangan pariwisata Bumi Gora, tidak semata-mata berorientasi pada kuantitas kunjungan wisatawan.
Pendekatan yang dikedepankan adalah konsep quality tourism atau pariwisata berkualitas yang menitikberatkan pada dampak ekonomi yang lebih merata, pengalaman wisata yang berkesan, serta keberlanjutan nilai-nilai lokal.
Baca Juga: NTB Tolak Beban Hosting Fee MotoGP Mandalika 2026
Ia menambahkan, pembangunan sektor pariwisata di NTB harus tetap menjaga identitas budaya dan karakter masyarakat lokal.
Menurutnya, Lombok perlu dikembangkan sebagai destinasi yang tidak hanya menarik secara global, tetapi juga tetap berakar pada nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakat.
“Kita ingin mengembangkan pariwisata yang berkualitas, bukan sekadar mengejar jumlah wisatawan,” jelas dia.
Nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakat harus tetap menjadi fondasi pembangunan.
“Lombok harus dikenal sebagai destinasi yang mampu menghadirkan pengalaman wisata berkualitas sekaligus menjaga jati diri daerah,” sambung Iqbal.
Dengan pendekatan tersebut, MotoGP Mandalika diharapkan terus menjadi ikon pariwisata olahraga yang memberi manfaat ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat NTB.
Baca Juga: Klasemen MotoGP 2026 Berubah! Jorge Martin Gusur Marco Bezzecchi, Ai Ogura Menang Perdana di Assen
Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri menyampaikan penyelenggaraan MotoGP Mandalika, telah memberikan manfaat nyata bagi daerah.
Setiap tahun, event ini mendorong peningkatan kunjungan wisatawan, tingkat hunian hotel, aktivitas penerbangan, serta perputaran ekonomi masyarakat, termasuk melalui keterlibatan lebih dari 600 pelaku UMKM dan penyerapan tenaga kerja lokal.
Editor : Akbar Sirinawa