“Alat ini otomatis dan sampahnya akan terangkat sendiri oleh alatnya,” kata Kepala SMKN 2 Kuripan Rias Sandi, Senin (4/4).
Beberapa karya lain yang diciptakan siswa tim Teknologi Tepat Guna (TTG) sekolah adalah menciptakan mesin roasting kopi. Alat ini sudah tersertifikasi dan dibiayai sekolah.
Siswa dari jurusan broadcasting dan perfilman menggarap film pendek yang sudah tayang. Karya mereka mendapatkan penghargaan tingkat nasional.
“Sudah dua tahun berturut-berturut SMKN 2 Kuripan merilis karya film yang berjudul Nina yang dirilis tahun 2020 dan Iqra’ dirilis tahun 2023,” ujarnya.
Sandi, sapaannya, mengatakan, ketiga kreativitas telah digarap para peserta didiknya sudah banyak dilirik oleh masyarakat. Apresiasi tersebut memberikan semangat sekolah untuk mengembangkan kreativitas lainnya. ”Kita usahakan jurusan lainnya akan menyusul untuk menciptakan karya-karya yang bermanfaat,” imbuhnya.
Siswa SMKN 2 Kuripan akan mengikuti lomba balap mobil mini, Shell Eco-Marathon yang diadakan di Sirkuit Mandalika, Juni mendatang. Mereka merupakan satu dari tiga perwakilan yang ada di NTB.
”Yang diuji dalam lomba balap mobil mini ini adalah efesiensi bahan bakar yang dikaryakan oleh siswa SMKN 2 Kuripan,” katanya.
Sekolah yang berada di perbatasan dengan Lombok Tengah ini juga ditunjuk sebagai media atau wadah pemberitaan dalam menyiarkan berita mengenai informasi seluruh kegiatan SMK dan SMA di NTB. “Media ini dikerjakan sendiri oleh siswa broadcast dan perMedia AiSONET, salah satu media yang memberitakan informasi seputar SMK dan SMA dan ditayangkan setiap hari Sabtu,” jelasnya.
SMK Negeri 2 Kuripaan saat ini dalam persiapan mengikuti Lomba Kreatifitas Siswa (LKS) yang diadakan pada bulan Mei dan akan diselenggarakan di Lombok Timur.(cr-nil/r10)
Editor : Baiq Farida