LombokPost--Tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN PMD) Universitas Mataram menggelar sosialisasi pembuatan pupuk kompos dari kotoran ternak.
Tema yang diangkat, “Pemanfaatan Kotoran Ternak Menjadi Bahan Pupuk Kompos Untuk Meningkatkan Kualitas Tanah Pertanian Masyarakat Desa Tampak Siring”.
Kegiatan ini sukses menarik perhatian warga setempat.
Acara berlangsung di Aula Kantor Desa Tampak Siring, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah dengan tujuan utama memperbaiki kondisi tanah pertanian di desa tersebut.
Ketua KKN PMD Universitas Mataram Desa Tampak Siring Ikhlasul Amal menyatakan bahwa sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi masyarakat desa.
“Masyarakat dapat memanfaatkan kotoran ternak sebagai bahan pupuk kompos, sehingga nantinya dapat meningkatkan kualitas tanah pertanian,” ujarnya.
Berdasarkan survei awal, diketahui bahwa masih banyak warga Desa Tampak Siring yang belum memahami cara mengolah kotoran ternak menjadi pupuk kompos.
Sosialisasi berlangsung mulai pukul 09.30 hingga 12.00 Wita.
Hadir sebagai peserta, kelompok tani dan ternak, para kadus, serta Babinsa Desa Tampak Siring.
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi selama kegiatan berlangsung.
Narasumber dalam sosialisasi ini adalah salah satu karyawan PT. Ridho Ilahi dari Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur.
Materi yang disampaikan mencakup pengertian pupuk kompos, manfaatnya, dan proses pembuatannya.
Setelah penyampaian materi, narasumber bersama mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram melaksanakan simulasi proses pembuatan pupuk kompos.
Muhammad Zainul Muttaqin, mahasiswa Program Studi S1 Peternakan dan anggota tim KKN PMD Universitas Mataram berharap melalui sosialisasi ini masyarakat dapat memanfaatkan kotoran ternak untuk kegiatan pertanian secara berkelanjutan. (ksj)
Editor : Kimda Farida