LombokPost-Murid SDN 33 Mataram menunjukkan kebolehannya dengan menampilkan bakat seni pada kegiatan Sabtu Budaya di halaman sekolah setempat, pekan lalu.
Kegiatan ini sebagai upaya sekolah mengenalkan dan mendekatkan kearifan lokal.
Langkah ini juga sebagai wujud dari pelestarian budaya Sasak yang mulai asing bagi generasi Z.
Berbagai keterampilan seni ditampilkan murid pada kegiatan ini. Di antaranya, tarian, pantun sasak, cerita rakyat, sesenggak, dan sebagainya.
Kepala SDN 33 Mataram Samsul Huda mengatakan, program Sabtu Budaya merupakan turunan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram.
Program ini dilaksanakan setiap pekan ketiga dalam satu bulan.
”Kami menganggap program ini cukup bagus sebagai upaya menanamkan kecintaan murid kepada budaya mereka sendiri,” ujar Huda.
Menurutnya, Sabtu Budaya cukup besar manfaatnya untuk membina mental agar anak-anak berani tampil.
Juga sebagai wadah menanamkan kecintaan kepada budaya sendiri.
Sebelumnya kata Huda, salah satu muridnya mewakili Kota Mataram pada Festival Tunas Bahasa Ibu di tingkat provinsi.
Menurutnya, ini bagian dari dampak positif adanya program Sabtu Budaya.
”Program Sabtu Budaya ini dampaknya positif,” ujarnya
Ke depan program ini akan lebih ditingkatkan dan harus ada target. Sehingga murid tidak hanya mengikuti kegiatan.
Tetapi juga membina mental dan skill dalam bidang seni harus terbentuk dengan baik. (jay/r9)
Editor : Kimda Farida