Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

SMPN 20 Mataram Ajukan Revitalisasi Delapan Ruang Kelas Tahun 2026

Ali Rojai • Jumat, 2 Januari 2026 | 21:14 WIB
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost- Upaya peningkatan kualitas sarana pendidikan terus dilakukan. SMPN 20 Mataram mengusulkan rehabilitasi delapan ruang kelas melalui Dana Revitalisasi 2026 guna mempercepat perbaikan fasilitas sekolah yang mengalami kerusakan sedang hingga berat.

Pengajuan Dana Revitalisasi 2026 tersebut difokuskan pada rehabilitasi ruang kelas agar proses belajar mengajar berlangsung lebih nyaman dan aman bagi siswa. Pihak sekolah memastikan seluruh persyaratan administratif telah dipenuhi sesuai ketentuan pemerintah pusat.

Kepala SMPN 20 Mataram M. Taufan O.A menuturkan, pengisian data usulan telah dilakukan melalui tautan resmi yang diterima sekitar tiga minggu lalu. Dalam pengajuan tersebut, delapan unit ruang kelas ditetapkan sebagai prioritas utama.

“Alhamdulillah, kami sudah mengajukan delapan kelas. Isian data sudah lengkap 100 persen, termasuk unggah NIK sebagai syarat utama agar sekolah kami segera di-SK-kan oleh kementerian untuk menerima Dana Revitalisasi,” ujar Taufan.

Taufan menjelaskan, kelancaran proses penginputan data tidak lepas dari peran aktif operator sekolah. Meski sempat menghadapi kendala teknis pada sistem, pendampingan dari operator sarana prasarana memastikan proses rehabilitasi ruang kelas dan pemutakhiran data Dapodik dapat diselesaikan.

Selain rehabilitasi delapan ruang kelas, Taufan juga berencana memperluas usulan Dana Revitalisasi 2026 untuk sejumlah fasilitas penunjang lainnya. Pihak sekolah saat ini berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk melakukan observasi lapangan.

Beberapa fasilitas yang dinilai mendesak untuk direvitalisasi meliputi ruang BK (Bimbingan Konseling), kantin, musala, hingga rumah jaga sekolah yang kondisinya mulai kumuh dan membutuhkan perbaikan.

Namun demikian, Taufan mengungkapkan keterbatasan sistem Dapodik yang belum sepenuhnya mengakomodasi usulan fasilitas non-ruang kelas seperti musala dan rumah jaga.

Ia berharap pemerintah pusat dapat menambah fitur agar seluruh kebutuhan sarana prasarana sekolah terakomodasi melalui program Dana Revitalisasi.

Dengan rampungnya penginputan data hingga 100 persen, kini Taufan menunggu keputusan resmi dari kementerian.

Dua orang pekerja membuat bekisting untuk pengecoran saluran di SMPN 20 Mataram, Selasa lalu (30/12). SMPN 20 Mataram ajukan revitalisasi delapan ruang kelas tahun 2026.
Dua orang pekerja membuat bekisting untuk pengecoran saluran di SMPN 20 Mataram, Selasa lalu (30/12). SMPN 20 Mataram ajukan revitalisasi delapan ruang kelas tahun 2026.

“Kami berharap program rehabilitasi ruang kelas ini bisa segera direalisasikan demi menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak dan nyaman bagi siswa,” pungkasnya.

 

Editor : Akbar Sirinawa
#kumuh #observasi lapangan #tahun 2026 #Perbaikan #musala #Dapodik #Rehabilitasi #Dinas PUPR #pendampingan #ruang kelas #SMPN 20 Mataram #operator #revitalisasi